Doni Monardo Menyatakan Manusia Pembawa Covid-19 Jauh Lebih Berbahaya

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan memeriksa kondisi diduga warga dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di ruang karantina, GOR Ciracas, Jakarta, Rabu, 16 September 2020. Ketua Satgas penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta agar GOR tidak dijadikan lokasi isolasi pasien virus corona. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Petugas kesehatan memeriksa kondisi diduga warga dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di ruang karantina, GOR Ciracas, Jakarta, Rabu, 16 September 2020. Ketua Satgas penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta agar GOR tidak dijadikan lokasi isolasi pasien virus corona. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, manusia yang membawa Covid-19 atau carrier, jauh lebih berbahaya. "Covid-19 berbahaya. Tetapi manusia yang membawa Covid-19 atau sebagai carrier itu jauh lebih berbahaya," kata Doni dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 27 September 2020.

    Doni mengatakan bahwa penularan virus corona, penyebab Covid-19, terjadi melalui perantara manusia. Karena itu, ia menegaskan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

    “Inilah yang harus kita sadari bahwa setiap saat setiap detik, disiplin adalah harga mati. Sedikit saja kita lengah, kita abai dengan protokol kesehatan, maka kita akan mudah terpapar,” katanya.

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini melihat bahwa menjaga jarak dan menghindari kerumunan adalah hal yang masih sulit dilakukan. Menurutnya hal itu banyak terjadi di beberapa daerah.

    Berdasarkan hasil beberapa survei, termasuk dari Balitbankes Kementerian Kesehatan pada bulan Juli 2020, banyak masyarakat yang menganggap bahwa mereka tidak akan terkena Covid-19 dan Covid-19 itu tidak ada.

    Padahal secara global, korban meninggal Covid-19 telah mencapai satu juta jiwa dan hampir setara dengan korban Perang Dunia I. "Covid-19 ini nyata. Bahwa Covid-19 ini bukan rekayasa. Bahwa Covid-19 ini bukan konspirasi," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Sudah Periode Kedua Jokowi

    Tak ada perayaan besar untuk memperingati satu tahun pertama periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2020.