Sekda DKI Saefullah Wafat, Ma'ruf Amin: Warga Jakarta Kehilangan Putra Terbaik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, 11 Maret 2020. KIP Setwapres

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, 11 Maret 2020. KIP Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan duka cita atas wafatnya Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Jakarta Saefullah. “Warga Jakarta telah kehilangan salah-satu putra terbaiknya,” kata Ma’ruf dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 September 2020.

    Ma’ruf mengatakan semangat, kerja keras, dan perjuangan Saefullah dalam membangun Jakarta patut diteruskan, khususnya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

    Saefullah, kata Ma’ruf, merupakan sosok pribadi yang saleh, aktivis sosial, serta panutan untuk semua orang yang mengenalnya. “Untuk itu, saya mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk mengiringi kepergian beliau dengan doa yang tulus,” ujarnya.

    Saefullah meninggal pada Rabu siang, pukul 12.55 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto karena terinfeksi Covid-19. Pria kelahiran Rorotan, Jakarta 56 tahun silam itu menjabat sebagai Sekda DKI sejak 11 Juli 2014, yaitu dari era Gubernur Joko Widodo hingga Anies Baswedan.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.