Bawaslu Ungkap Ada 75 Bakal Calon Kepala Daerah Belum Serahkan Hasil Tes Swab

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kesibukan petugas medis saat melakukan tes usap (swab) kepada wartawan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kesibukan petugas medis saat melakukan tes usap (swab) kepada wartawan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaBadan Pengawas Pemilu atau Bawaslu mengatakan ada sebanyak 75 orang bakal calon kepala daerah yang belum menyerahkan hasil tes swab Covid-19 saat pendaftaran pilkada 2020.

    "Terdapat 75 orang bakal calon di 31 daerah yang belum menyerahkan hasil uji usap (swab/PCR) saat pendaftaran," kata anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, saat konferensi pers secara virtual, Senin, 7 September 2020.

    Temuan tersebut didapatkan Bawaslu dari pengawasan melekat terhadap tahapan pendaftaran pilkada yang berlangsung pada Jumat-Minggu, 4-6 September 2020.

    Menurut Afif, penyebab utama bakal calon belum menyerahkan hasil tes adalah tidak ada laboratorium tempat pemeriksaan tes usap di daerah tersebut atau bakal calon sudah melakukan pemeriksaan namun hasilnya belum keluar.

    Di antara daerah yang tidak terdapat layanan uji usap atau belum menerbitkan hasil uji saat pendaftaran adalah Buru Selatan, Seram Bagian Timur (Maluku); Muna (Sulawesi Tenggara); Kabupaten Gorontalo (Gorontalo); Keerom, Asmat, Mamberamo Raya (Papua); Manokwari Selatan (Papua Barat); Banggai Laut (Sulawesi Tengah); Ngada, dan Sumba Barat (Nusa Tenggara Timur).

    Selain itu, Afif menyampaikan ada temuan sebanyak 26 bakal calon yang dokumen persyaratan calonnya belum lengkap. Sebagian besar dokumen yang belum lengkap saat pendaftaran pilkada adalah laporan pajak dan LHKPN yang masih dalam proses, surat bebas pailit dari pengadilan niaga, surat keterangan bebas narkoba dan bukti pengunduran diri sebagai ASN. Di antara daerah yang terdapat bakal calon dokumen persyaratan belum lengkap adalah Solok Selatan (Sumatera Barat), Tasikmalaya dan Pangandaran (Jawa Barat), Trenggalek (Jawa Timur), dan Gunung Kidul (Daerah Istimewa Yogyakarta).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Febri Diansyah dan Jumlah Mereka yang Pamit dari KPK 5 Tahun Terakhir

    Mantan Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, menyatakan telah mengajukan surat pengunduran diri. Selama 5 tahun terakhir, berapa pegawai yang pamit?