Polri Pastikan Insiden Polsek Ciracas Tak Pengaruhi Sinergitas Bersama TNI

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Bagian Mitra Polri Komisaris Besar Awi Setiyono dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto memberi keterangan pers seputar penggerebekan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Desember 2016. Tempo Rezki A.

    Kepala Bagian Mitra Polri Komisaris Besar Awi Setiyono dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto memberi keterangan pers seputar penggerebekan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Desember 2016. Tempo Rezki A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI memastikan insiden penyerangan terhadap Polsek Ciracas oleh oknum anggota TNI tidak akan mempengaruhi sinergitas kedua institusi tersebut.

    "Ini adalah oknum, tentunya tidak akan memengaruhi sinergitas TNI-Polri," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin, 31 Agustus 2020.

    Mapolsek Ciracas diserang oleh 100 orang pengendara motor pada Jumat malam, 28 Agustus 2020. Pelaku diduga anggota TNI. Mereka membakar mobil, motor, dan menganiaya petugas piket.

    Sebelum menyerang kantor Polsek Ciracas, pelaku merusak sejumlah kios di Pasar Rebo, menganiaya dan melukai warga sipil, dan merusak kendaraan milik warga.

    Buntut dari peristiwa ini, sebanyak 12 anggota TNI ditahan. Mereka diduga terlibat dalam perusakan kantor beserta fasilitas umum sekitarnya. Kepala Staf TNI Angkatan Darat atau KSAD Jenderal Andika Perkasa mengatakan, mereka belum ditetapkan menjadi tersangka. Namun, TNI AD sudah menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah bahwa mereka adalah pelakunya.

    Andika pun menegaskan akan memecat prajurit TNI AD yang terbukti terlibat. Pemecatan akan diberikan sebagai hukuman tambahan terhadap para pelaku.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.