Soal KAMI, Megawati: Banyak yang Mau Jadi Presiden, Kenapa Tak Bikin Partai

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam pembukaan Sekolah Partai pembekalan Calon Kepala Daerah, yang dilakukan secara daring. Jumat 21 Agustus 2020. Foto: Istimewa.

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam pembukaan Sekolah Partai pembekalan Calon Kepala Daerah, yang dilakukan secara daring. Jumat 21 Agustus 2020. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyinggung gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang baru saja dideklarasi pekan lalu. Mega mengatakan banyak pihak di dalam gerakan tersebut yang mau jadi presiden untuk periode mendatang.

    "Di situ banyak banget yang mau jadi presiden. Kenapa dari dulu nggak bikin partai," kata Megawati saat memberikan pengarahan kepada para calon kepala daerah untuk Pilkada 2020 dalam program Sekolah Partai Angkatan Il bagi Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah lewat telekonferensi, Jakarta, 26 Agustus 2020.

    Mega mengatakan partai politik sangat penting dalam penjaringan kader-kader pemimpin. Karena kendati maju sebagai independen, ucap Mega, kader tetap membutuhkan dukungan partai politik.

    Lebih lanjut, Mantan Presiden ke-5 RI tersebut mengatakan, boleh-boleh saja kader maju sebagai independen. Namun, akan kewalahan dalam menjalankan tugas karena tidak disokong oleh fraksi. Ini, menurutnya, demi kepentingan menyejahterakan masayarkat. "Kan nanti bagaimana di pemerintahan," ucap Mega.

    Deklarasi KAMI dilakukan pada 18 Agustus 2020. Aksi deklarasi koalisi besutan Din Syamsudin itu dilaksanakan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, menuntut 8 hal kepada Presiden Jokowi beserta pemerintahannya.

    YEREMIAS A. SANTOSO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.