Nawawi Pomolango Ungkap 6 Alasan Dirinya Terpaksa Menegur Mumtaz Rais

Reporter

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat 20 Desember 2019. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/wsj

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengklarifikasi perihal insiden dengan putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, dalam penerbangan Garuda Indonesia rute Gorontalo-Makassar-Jakarta, Rabu 12 Agustus 2020.

"Kalau ada yang saya merasa perlu sampaikan, mungkin lebih tertuju pada pernyataan beberapa pihak bahwa seakan urusan telah selesai di atas pesawat tetapi saya kemudian meneruskan laporan ke pihak Kepolisian Bandara Soetta," kata Nawawi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 15 Agustus 2020.

Ia pun membeberkan alasan mengapa dirinya mengingatkan Mumtaz dalam penerbangan tersebut.

"Pertama, bahwa "seat" saya dengan yang bersangkutan adalah sederet. Yang bersangkutan di 6A dan saya 6K dan tidak ada orang lain lagi di barisan kursi tersebut," ungkap Nawawi.

Kedua, ia mengatakan komunikasi melalui telepon seluler yang dilakukan Mumtaz berlangsung di saat pesawat sedang melakukan pengisian bahan bakar di bandara di Makassar, Sulawesi Selatan.

Ketiga, ia mengatakan cara Mumtaz berkomunikasi dengan suara keras telah sangat mengganggu hak kenyamanan yang seharusnya diperoleh dirinya sebagai sesama penumpang.

"Keempat, saya ikut mengingatkan yang bersangkutan setelah upaya berulang awak kabin untuk meminta yang bersangkutan berhenti menelepon tidak diindahkan yang bersangkutan," ucap Nawawi.

Kelima, ia mengungkapkan kalimat awal yang diucapkannya untuk ikut mengingatkan Mumtaz hanya "mas, tolong dipatuhi aja aturannya".

Keenam, ia menyatakan tidak pernah ada acara "maaf memaafkan" antara Mumtaz dengan dirinya bahkan meski telah ditenangkan awak kabin dan rekannya, ia masih terus mengucapkan kata "pahlawan kesiangan".

Atas insiden tersebut, Nawawi saat itu menyampaikan akan meneruskannya ke pihak berwenang di Bandara Soekarno-Hatta.

"Jadi, yang bersangkutan sangat mengetahui kalau saya akan menyampaikan laporan tersebut. Ada pihak lain yang merupakan teman yang bersangkutan, saat hendak turun pesawat mengucapkan permohonan maaf tetapi yang bersangkutan sendiri telah buru-buru turun tanpa tegur sapa apapun," ujar Nawawi.

Nawawi Pomolango pun menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian atas laporan yang telah disampaikannya tersebut.

"Jadi saya pikir, biarlah apa yang telah saya sampaikan ke pihak Polres Bandara Soetta menjadi kompetensi Pak Kapolres dan jajarannya untuk menindaklanjutinya," katanya.






Garuda Indonesia Buka Opsi Penggunaan Jilbab untuk Pramugari

23 jam lalu

Garuda Indonesia Buka Opsi Penggunaan Jilbab untuk Pramugari

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia sedang membahas soal tatalaksana kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari.


HUT Garuda Indonesia, Begini Terbang Tinggi dan Rendah Sang Maskapai Pelat Merah

10 hari lalu

HUT Garuda Indonesia, Begini Terbang Tinggi dan Rendah Sang Maskapai Pelat Merah

Hari ini 26 Januari sebagai HUT Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah sempat berada di ujung tanduk karena dibekap utang. Bagaimana pasang surutnya?


Simak Kilas Balik 26 Januari sebagai HUT Garuda Indonesia

10 hari lalu

Simak Kilas Balik 26 Januari sebagai HUT Garuda Indonesia

Hari ini 26 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Garuda Indonesia.


Sambut HUT ke-74, Garuda Indonesia Tebar Diskon Harga Tiket Hingga 74 Persen

11 hari lalu

Sambut HUT ke-74, Garuda Indonesia Tebar Diskon Harga Tiket Hingga 74 Persen

Garuda Indonesia menyambut hari ulang tahun ke-74 dengan menggelar Sales Offine Travel Fair Soft (SOTF) 2023 pada 23 hingga 29 Januaru 2023.


Menjelang Imlek, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Rute Pontianak dan Pangkal Pinang

17 hari lalu

Menjelang Imlek, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Rute Pontianak dan Pangkal Pinang

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia meningkatkan frekuensi penerbangan pada destinasi rute penerbangan favorit perayaan Imlek, seperti Pontianak dan Pangkal Pinang, menjelang tahun baru China tersebut.


Yenny Wahid Disanding-sandingkan dengan Anies Baswedan untuk Pilpres 2024, Begini Profil Putri Gus Dur

18 hari lalu

Yenny Wahid Disanding-sandingkan dengan Anies Baswedan untuk Pilpres 2024, Begini Profil Putri Gus Dur

Yenny Wahid disebut tokoh Nahdlatul Ulama yang disandingkan dengan calon presiden usungan Partai NasDem, Anies Baswedan. Ini profil putri Gus Dur.


Gaji Pramugari Maskapai di Indonesia, Ada Banyak Bonus!

19 hari lalu

Gaji Pramugari Maskapai di Indonesia, Ada Banyak Bonus!

Berikut perkiraan gaji pramugari maskapai di Indonesia. Ada yang mencapai puluhan juta rupiah.


Partai Ummat Beri Sinyal Siap Tampung Putra Putri Amien Rais yang Masih Jadi Kader PAN

28 hari lalu

Partai Ummat Beri Sinyal Siap Tampung Putra Putri Amien Rais yang Masih Jadi Kader PAN

Sejumlah anak pendiri Partai Ummat Amien Rais saat ini masih tercatat sebagai kader PAN.


Garuda Indonesia Tawarkan Harga Spesial di Awal 2023, Rute Penerbangan Apa Saja?

29 hari lalu

Garuda Indonesia Tawarkan Harga Spesial di Awal 2023, Rute Penerbangan Apa Saja?

Garuda Indonesia menawarkan harga spesial dalam program 'Kejutan Awal Tahun 2023'. Apa saja rute penerbangan yang mendapat harga spesial?


Musabab Turbulensi Saham Garuda Indonesia

31 hari lalu

Musabab Turbulensi Saham Garuda Indonesia

Saham Garuda Indonesia yang kembali diperdagangkan pada Selasa lalu sempat mengalami kenaikan hingga menyentuh batas atas, tapi kemarin anjlok.