63 Kepala Sekolah di Indragiri Hulu Riau Diduga Diperas Jaksa

Reporter

Ilustrasi Pemerasan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 63 Kepala Sekolah Menengah Pertama diduga diperas oleh pegawai Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Riau. Mereka diancam akan dijadikan tersangka penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bila tak menyerahkan sejumlah uang.

“Ancamannya ditakuti akan menjadi tersangka dan dicopot dari PNS,” kata Ketua Lembaga Bantuan Hukum Persatuan Guru Republik Indonesia Riau, Taufik Tanjung saat dihubungi, Kamis, 13 Agustus 2020.

Taufik menceritakan pemerasan telah terjadi sejak 2017 untuk pengelolaan BOS anggaran tahun sebelumnya. Ia mengatakan pada tahun itu sebanyak 9 kepala sekolah dimintai duit masing-masing Rp 65 juta. Pemerasan itu, kata dia, berulang tiap tahun hingga 2020.

Pada 2018, kata dia, ada 2 orang kepala sekolah yang diperas Rp 25 juta setiap orang. Lalu pada 2019 sebanyak 6 orang kepala sekolah diperas Rp 35 juta tiap orang. Terakhir pada 2020 sebanyak 44 orang kepala sekolah mengaku diperas Rp 15 juta tiap orang. “Kalau ditotal sudah Rp 1,4 miliar,” kata Taufik.

Taufik berkata pengelolaan dana BOS itu sebetulnya sudah diperiksa oleh bagian inspektorat. Pemeriksaan inspektorat, kata dia, menyatakan tidak ada penyelewengan. Namun ada pegawai Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Riau yang mengancam akan mengkriminalisasi para kepala sekolah hingga akhirnya mereka mau menyerahkan duit.

Menurut Taufik, pemerasan ini sudah dilaporkan ke bagian pengawasan Kejaksaan Tinggi Riau. Sebanyak 5 orang pegawai kejaksaan, termasuk beberapa di antaranya dari bagian Pidana Khusus Kejari Indragiri, kata dia, sudah diperiksa. Ia mengatakan kasus ini juga dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK telah memeriksa para korban sejak Selasa, 11 Agustus 2020.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan bahwa lembaganya tengah menyelidiki kasus ini. Namun, Ia belum mau menjelaskan detail perkara tersebut. “Karena masih penyelidikan, saat ini kami belum bisa menyampaikan detail kegiatan dimaksud,” kata Ali. Adapun Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono belum merespon soal dugaan pemerasan ini.






Karyawan jadi Tersangka Kasus Korupsi BTS Kominfo, Ini Kata Huawei Indonesia

5 hari lalu

Karyawan jadi Tersangka Kasus Korupsi BTS Kominfo, Ini Kata Huawei Indonesia

Huawei Indonesia buka suara setelah salah satu karyawannya ditetapkan sebagai tersangka di kasus dugaan korupsi BTS Kominfo. Berikut penjelasannya.


Kasus Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Tetapkan Karyawan Huawei jadi Tersangka

6 hari lalu

Kasus Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Tetapkan Karyawan Huawei jadi Tersangka

Kejagung menetapkan satu lagi tersangka di kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5.


Polisi: Pemeras Korban Kasus Pemerkosaan di Brebes LSM dan Wartawan

11 hari lalu

Polisi: Pemeras Korban Kasus Pemerkosaan di Brebes LSM dan Wartawan

Para pelaku pemerasan dengan modus mendamaikan kasus pemerkosaan terhadap korban di bawah umur di Brebes diketahui sebagai anggota LSM dan wartawan.


Dua Anggota LSM Diduga Lakukan Pemerasan di Kasus Pemerkosaan Buron

11 hari lalu

Dua Anggota LSM Diduga Lakukan Pemerasan di Kasus Pemerkosaan Buron

Dua anggota LSM yang diduga memeras orang tua para tersangka kasus dugaan pemerkosaan anak berusia 15 tahun di Brebes, Jawa Tengah.


Polisi Cokok 7 Anggota LSM yang Diduga Lakukan Pemerasan dalam Kasus Pemerkosaan Anak di Brebes

11 hari lalu

Polisi Cokok 7 Anggota LSM yang Diduga Lakukan Pemerasan dalam Kasus Pemerkosaan Anak di Brebes

Polisi tangkap anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diduga melakukan pemerasan di kasus dugaan pemerkosaan anak berusia 15 tahun di Brebes


Polisi Tangkap Dua Wartawan Bodrek di Bogor, Peras Kepala Desa Rp15 Juta

18 hari lalu

Polisi Tangkap Dua Wartawan Bodrek di Bogor, Peras Kepala Desa Rp15 Juta

Dua orang mengaku wartawan memeras seorang kepala desa dan mengancam akan memberitakan hal buruk tentangnya


Korban First Travel Meminta Kejari Depok Mendata Penerima untuk Pengembalian Uang

21 hari lalu

Korban First Travel Meminta Kejari Depok Mendata Penerima untuk Pengembalian Uang

Pengacara korban First Travel meminta Kejari Depok mendata nama-nama korban yang berhak menerima pengembalian uang.


Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor Sekti Anggraini Wafat

24 hari lalu

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor Sekti Anggraini Wafat

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Jawa Barat, Sekti Anggraini wafat pada Jumat malam, 6 Januari 2023 pukul 23.00 WIB di RSUD Kota Bogor


Kejaksaan Tinggi DKI Berhasil Kembalikan Uang Negara dari Kasus Korupsi Rp 1,9 Triliun

24 hari lalu

Kejaksaan Tinggi DKI Berhasil Kembalikan Uang Negara dari Kasus Korupsi Rp 1,9 Triliun

Kejaksaan Tinggi DKI saat ini tengah mengusut beberapa kasus korupsi di DKI Jakarta yang terjadi pada 2015 dan 2018.


Polda Banten Proses Laporan Kejaksaan Soal Dito Mahendra yang Mangkir di Sidang Nikita Mirzani

28 hari lalu

Polda Banten Proses Laporan Kejaksaan Soal Dito Mahendra yang Mangkir di Sidang Nikita Mirzani

Polda Banten menindaklanjuti laporan Kejaksaan Negeri Serang soal Dito Mahendra yang mangkir di persidangan Nikita Mirzani. Bantah ada aliran uang.