Hasto Sebut Pilkada Surabaya dan Bali Akan Diumumkan Gelombang Berikutnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara ulang tahun ke-22 Partai Bulan Bintang di Jakarta Selatan, Sabtu petang, 18 Juli 2020. Foto: Istimewa.

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara ulang tahun ke-22 Partai Bulan Bintang di Jakarta Selatan, Sabtu petang, 18 Juli 2020. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan selalu menantikan momentum politik yang tepat untuk mengumumkan para calon kepala daerah.

    Maka itu, setelah pengumuman gelombang III  dengan 75 pasangan calon, pengumuman gelombang IV akan menyusul termasuk untuk Pilkada Surabaya.

    "Dengan semangat patriotisme dan diinspirasi oleh apa yang disampaikan oleh Bung Karno, ketika sebelum membacakan teks proklamasi, beliau menegaskan 'hanya bangsa yang berani yang meletakkan nasib bangsa dan nasib tanah air di tangan kita sendiri, akan berdiri dengan kuatnya," kata Hasto dalam rilis pada Selasa, 11 Agustus 2020.

    Sebagai informasi, pengumuman gelombang pertama telah dilaksanakan pada 19 Februari. Kemudian gelombang kedua pada 17 Juli dengan mengumumkan 45 pasang calon yang disesuaikan dengan angka simbolik tahun kemerdekaan RI.

    Pada hari ini, PDIP mengumumkan puluhan paslon termasuk pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahma di Pilwalkot Medan yang dilaksanakan jelang HUT kemerdekaan RI ke 75. PDIP mengharapkan para calon kepala daerah bisa menyatukan diri dengan spirit kemerdekaan Indonesia.

    Selain itu, jumlah paslon gelombang III yang diumumkan sengaja disesuaikan dengan usia berdirinya Indonesia pasca kemerdekaan. Adapun untuk gelombang IV, PDIP akan mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur bersama dengan Pilkada Surabaya dan Bali.

    "Seperti kota Surabaya dan seluruh calon dari Provinsi Bali akan diumumkan sebagai puncak pengumuman pasangan calon tersebut," ucap Hasto.

    MUHAMMAD BAQIR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Febri Diansyah dan Jumlah Mereka yang Pamit dari KPK 5 Tahun Terakhir

    Mantan Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, menyatakan telah mengajukan surat pengunduran diri. Selama 5 tahun terakhir, berapa pegawai yang pamit?