Kemenlu: AS Tak Larang Warganya Berkunjung ke Indonesia

Reporter

Editor

Amirullah

Teuku Faizasyah, Plt Juru bicara Kementerian Luar Negeri. Sumber: Suci Sekar/TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Teuku Faizasyah, mengatakan Amerika Serikat tidak pernah melarang warganya berkunjung ke Indonesia.

“Pemerintah AS tidak pernah melarang warganya berkunjung ke Indonesia di masa pandemi ini,” kata Faizasyah kepada Tempo, Ahad, 9 Agustus 2020.

Faizasyah mengatakan, saat ini ada pebisnis AS di Indonesia untuk menjajaki investasi dengan didampingi pejabat perwakilan Indonesia di AS.

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, melalui laman resminya travel.state.gov, menetapkan travel advisory level 4 atau saran untuk tidak bepergian bagi warganya yang ingin mengunjungi Indonesia.

“Jangan bepergian ke Indonesia sehubungan dengan Covid-19, terorisme, dan bencana alam,” demikian pernyataan di laman resmi Kemenlu AS.

Terkait pemberlakuan tersebut, Faizasyah menjelaskan sama halnya dengan Indonesia yang secara berkala mengeluarkan travel advisory untuk menggambarkan kondisi keamanan untuk berkunjung ke satu negara, termasuk karena Covid-19.

“Penjelasan ini yang menjadi bahan pertimbangan calon pelancong untuk memutuskan bepergian atau tidak,” kata dia.






AS Beri Pengarahan 40 Negara tentang Insiden Balon Mata-mata China

1 jam lalu

AS Beri Pengarahan 40 Negara tentang Insiden Balon Mata-mata China

Balon mata-mata ini dianggap AS sebagai bagian dari armada udara China yang telah melanggar kedaulatan negara lain.


AS: Beijing Tolak Telepon Pentagon sebelum Balon Mata-Mata Cina Ditembak Jatuh

5 jam lalu

AS: Beijing Tolak Telepon Pentagon sebelum Balon Mata-Mata Cina Ditembak Jatuh

insiden balon mata-mata Cina telah meningkatkan ketegangan antara Beijing dan Washington hingga Menlu AS Antony Blinken membatalkan perjalanan


Amerika Serikat Bantah Sanksi terhadap Damaskus Halangi Bantuan Gempa Suriah

7 jam lalu

Amerika Serikat Bantah Sanksi terhadap Damaskus Halangi Bantuan Gempa Suriah

Amerika Serikat membantah laporan yang menyebut sanksi terhadap Damaskus menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan untuk gempa Suriah


Beyonce Umumkan Tur Dunia Bawakan Album "Renaissance", Ini Lokasi dan Jadwalnya

20 jam lalu

Beyonce Umumkan Tur Dunia Bawakan Album "Renaissance", Ini Lokasi dan Jadwalnya

Beyonce telah mengumumkan akan melakukan tur dunia untuk mempromosikan album barunya "Renaissance" yakni ke di Eropa dan Amerika Utara.


FBI Tangkap Pemimpin Neo-Nazi, Akan Serang Gardu Listrik

1 hari lalu

FBI Tangkap Pemimpin Neo-Nazi, Akan Serang Gardu Listrik

Seorang pemimpin neo-Nazi dan rekannya merencanakan serangan ke jaringan listrik Baltimore, namun digagalkan oleh FBI dengan bantuan seorang informan


Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

1 hari lalu

Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

Pemerintah Burkina Faso menyatakan pemberian izin pertambangan emas kepada Nordgold bukan karena perusahaan itu berasal dari Rusia


Militer AS Kumpulkan Serpihan Balon Mata-mata China, Republik Nilai Biden Lemah

2 hari lalu

Militer AS Kumpulkan Serpihan Balon Mata-mata China, Republik Nilai Biden Lemah

Militer AS mencari serpihan balon mata-mata China yang ditembak jatuh dalam kisah mata-mata dramatis yang semakin memperkeruh hubungan kedua negara.


19 Tahun Facebook, Begini Mark Zukerberg Mula-mula Rancang Platform Ini

2 hari lalu

19 Tahun Facebook, Begini Mark Zukerberg Mula-mula Rancang Platform Ini

Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg pada 4 Februari 2004. Begini awal mula ia membangun dan kemudian mengembangkan fiturnya.


Rusia Sebut AS Raja Bohong, Minta PBB Selidiki Perang Irak

2 hari lalu

Rusia Sebut AS Raja Bohong, Minta PBB Selidiki Perang Irak

Rusia kembali mengungkit peran Amerika Serikat dalam perang Irak. Sebut AS adalah sumber kebohongan.


Fakta Balon Mata-Mata Cina, Sempat Dikira Bintang hingga Akhirnya Ditembak Jatuh

2 hari lalu

Fakta Balon Mata-Mata Cina, Sempat Dikira Bintang hingga Akhirnya Ditembak Jatuh

Balon mata-mata Cina terbang di wilayah AS. Dibantah oleh pemerintah Cina sebelum akhirnya ditembak jatuh oleh militer AS.