22 Tenaga Kesehatan yang Gugur Tangani Covid-19 akan Diberi Tanda Jasa

Reporter

Editor

Amirullah

Petugas medis yang mengenakan APD lengkap mengangkat peti berisi jenazah pasien positif Covid-19 menuju lokasi pemakaman di Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis, 16 Juli 2020. Jumlah kematian pasien Covid-19 di Indonesia mencapai 3.957, sementara Cina 4.644. ANTARA/Ampelsa

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan memberikan tanda jasa khusus bagi 22 tenaga kesehatan yang gugur saat menangani Covid-19. Penghargaan ini akan diberikan pada 13 Agustus 2020 mendatang bersama dengan pemberian tanda kehormatan lain, sesuai dengan persetujuan sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

"Kami, untuk tenaga medis ini pada tanggal 13 Agustus hari Kamis yang akan datang, akan menyerahkan 22 bintang jasa kepada tenaga medis yang gugur," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, dalam konferensi pers, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Mahfud Md mengatakan ada 22 tenaga kesehatan. Sebanyak 9 tenaga medis yang gugur yang akan menerima penghargaan Bintang Jasa Pratama, dan 13 tenaga medis lain yang akan mendapat penghargaan Bintang Jasa Nararya.

Penghargaan Bintang Jasa diberikan pemerintah bagi sipil yang dinilai berjasa luas biasa terhadap nusa dan bangsa, di bidang di luar nonmiliter.

Selain itu, Mahfud mengatakan pemerintah juga menyediakan santunan langsung sebesar Rp 300 juta bagi tenaga kesehatan yang gugur. Ia menjanjikan santunan itu diberikan langsung pada keluarga tenaga medis secara cepat.

"Jadi apakah itu perawat atau dokter kalau sudah meninggal itu kami tidak membedakan hierarkinya, ini spesialis atau hanya tenaga perawat atau dokter umum itu sama, Rp 300 juta," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan ini merupakan bentuk penghargaan lain yang diberikan pemerintah terhadap tenaga kesehatan. Sebelumnya, pemerintah juga telah mengadakan insentif tambahan bagi para tenaga medis sebagai gerbang terakhir penanganan pandemi Covid-19.

Insentif itu berupa uang Rp 15 juta per bulan bagi dokter spesialis, Rp 10 juta per bulan bagi dokter umum, dan Rp 7,5 juta per bulan bagi tenaga medis non dokter. Aturan tentang pemberian insentif ini pun telah diteken oleh Kementerian Kesehatan.






Sahabat Hakim Wahyu Kecam Pihak yang Coba Ganggu Independensi Majelis Kasus Ferdy Sambo

8 jam lalu

Sahabat Hakim Wahyu Kecam Pihak yang Coba Ganggu Independensi Majelis Kasus Ferdy Sambo

Jayadi mengatakan banyak kabar di media sosial yang berusaha mendiskreditkan hakim Wahyu Iman Santoso selaku ketua majelis hakim kasus Ferdy Sambo.


Soal Gerakan Bawah Tanah Membebaskan Ferdy Sambo, Mahfud Md: Tunggu Vonis

16 jam lalu

Soal Gerakan Bawah Tanah Membebaskan Ferdy Sambo, Mahfud Md: Tunggu Vonis

Menurut Mahfud Md, ada yang bergerilya ingin Ferdy Sambo dibebaskan, ada pula yang ingin Sambo dihukum.


Jokowi Cerita Tolak Lockdown di Awal Pandemi Covid-19: Saya Semedi 3 Hari

20 jam lalu

Jokowi Cerita Tolak Lockdown di Awal Pandemi Covid-19: Saya Semedi 3 Hari

Jokowi kembali bercerita soal keputusannya di awal pandemi Covid-19, di mana dia memutuskan Indonesia tidak menerapkan kebijakan lockdown.


Soal Gerakan Bawah Tanah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Silakan Tanya Mahfud Md, Beliau Kan Mahatahu

2 hari lalu

Soal Gerakan Bawah Tanah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Silakan Tanya Mahfud Md, Beliau Kan Mahatahu

Arman Hanis tak mau menanggapi ucapan Mahfud Md yang menyebut ada gerakan bawah tanah untuk Ferdy Sambo.


Polda Metro Sebut Kemacetan Lalu Lintas Jakarta Telah Seperti sebelum Pandemi Covid-19, Tak Nyaman

2 hari lalu

Polda Metro Sebut Kemacetan Lalu Lintas Jakarta Telah Seperti sebelum Pandemi Covid-19, Tak Nyaman

Latif Usman mengatakan mobilitas kendaraan di DKI Jakarta sudah seperti sebelum pandemi Covid-19. Angka ini berdasarkan persentase indeks kemacetan.


PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

2 hari lalu

PBB: Pandemi Covid-19 Menurunkan Kasus Perdagangan Manusia

Menurut UNODC, perang Ukraina berisiko meningkatkan jumlah korban perdagangan manusia.


Tenaga Kesehatan di Arab Saudi Dihukum 5 Tahun Penjara karena Menyiksa Bayi

3 hari lalu

Tenaga Kesehatan di Arab Saudi Dihukum 5 Tahun Penjara karena Menyiksa Bayi

Tenaga kesehatan di Arab Saudi dijatuhi hukuman penjara lima tahun dan harus membayar uang denda setelah ketahuan melakukan kekerasan pada bayi


Kompolnas Tengarai Ada Manuver Bebaskan Ferdy Sambo, Kuasa Hukum: Buktikan Saja

3 hari lalu

Kompolnas Tengarai Ada Manuver Bebaskan Ferdy Sambo, Kuasa Hukum: Buktikan Saja

Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, menanggapi Kompolnas ihwal ada manuver bebaskan kliennya dari jerat hukum.


Kompolnas Peringatkan Ferdy Sambo Masih Punya Loyalis yang Punya Utang Budi

3 hari lalu

Kompolnas Peringatkan Ferdy Sambo Masih Punya Loyalis yang Punya Utang Budi

Menurut Ketua Kompolnas Benny Mamoto, Ferdy Sambo masih punya jaringan dan loyalis, yaitu pihak yang pernah merasa dibantu.


Penjualan Mobil Hyundai dan Kia Naik 4,2 persen di Eropa, Ini Detilnya

3 hari lalu

Penjualan Mobil Hyundai dan Kia Naik 4,2 persen di Eropa, Ini Detilnya

Model mobil terlaris dalam penjualan adalah SUV Hyundai Tucson, Hyundai Kona, SUV Kia Sportage, serta Nia Niro Hybrid.