Bupati Boltim yang Kritik 3 Menteri Maju di Pilkada 2020 Sulut

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sehan Salim Landjar. Boltimkab.go.id

    Sehan Salim Landjar. Boltimkab.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Amanat Nasional mencalonkan kadernya, Sehan Salim Landjar sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Utara di Pilkada 2020. Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan Sehan akan berpasangan dengan Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu yang merupakan politikus Golkar.

    "Pilgub Sulut kami mengusung Tetty Paruntu dengan Sehan Landjar," kata Eddy kepada Tempo, Selasa, 28 Juli 2020. Sehan Salim Landjar adalah Bupati Bolaang Mongondow Timur yang menjabat selama dua periode, yakni 2010-2015 dan 2016-2021. Ia juga Ketua DPW PAN Sulawesi Utara.

    Salim pernah viral belum lama ini lantaran mengkritik tiga menteri terkait rumitnya aturan penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Video Salim marah-marah karena kebijakan para menteri itu viral di media sosial dan grup-grup percakapan.

    Tiga menteri yang menjadi sasaran kejengkelannya kala itu, yakni Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menteri Sosial Juliari Batubara, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

    "Menteri seakan-akan tahu (kondisi masyarakat). Enggak, lah. Mereka enggak tahu apa-apa cuma aji mumpung saja jadi menteri," kata Sehan Salim saat dihubungi Tempo pada Ahad, 26 April 2020.

    Menurut Eddy Soeparno, PAN memprioritaskan kadernya sendiri sehingga mendukung Sehan. Namun ia juga tak menampik kritik Sehan ke para menteri yang pernah viral itu diharapkan bisa mendongkrak elektabilitasnya.

    "Kader kami ini kan cukup vokal ya, meskipun unik, beliau sangat berpihak kepada masyarakat lewat kebijakannya. Sehingga tidak hanya populer dan viral secara lokal saja tetapi juga nasional," kata Eddy.

    Partai, kata Eddy, menilai Sehan telah menunjukkan contoh yang baik sebagai kepala daerah. Eddy berujar, koalisi PAN dan Golkar sudah cukup untuk bisa mencalonkan Tetty Paruntu dan Sehan Salim Landjar di Pilkada 2020.

    Golkar memiliki tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Utara, sedangkan Partai Amanat Nasional memiliki dua kursi. Adapun syarat minimal untuk mengusung pasangan calon ialah sembilan kursi atau 20 persen dari total 45 anggota DPRD Sulawesi Utara.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.