PDIP Tak Persoalkan Jika Akhyar Nasution Bocorkan Hasil Rapat

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di JI-Expo Kemayoran pada Kamis, 9 Januari 2020. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di JI-Expo Kemayoran pada Kamis, 9 Januari 2020. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Ketua DPD PDIP Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat tidak ambil pusing oleh sikap Akhyar Nasution yang ikut rapat DPD meski diam-diam sudah bergabung dengan Partai Demokrat. Ia juga tidak mempermasalahkan jika materi rapat yang diikuti Akhyar pada akhir pekan lalu dibocorkan ke Partai Demokrat.

    "Kalau itu disampaikan sama Pak Akhyar ke Partai Demokrat akan sangat bagus," kata Djarot saat dihubungi Tempo, Sabtu, 25 Juli 2020.

    Sikap santai Djarot ini lantaran rapat DPD PDIP Sumatera Utara pekan lalu tidak membahas strategi politik partai. Rapat itu membahas persiapan jajaran partai untuk merayakan Idul Adha.

    Djarot menjelaskan DPD PDI Perjuangan secara bergotong royong dengan semua anggota fraksi DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara dan DPRD Provinsi membeli 25 ekor lembu dalam rangka menyambut Idul Adha. "Selanjutnya didistribusikan ke DPC yang menyelenggarakan pemotongan hewan kurban di kantor partai," tuturnya.

    Atas dasar itu, Djarot tidak mempersoalkan andai Akhyar mengungkapkan materi rapat ke partai barunya. "Agar bisa juga dicontoh oleh kader-kader partai lain," tutur mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

    Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Ossy Dermawan mengatakan pihaknya tidak tahu jika Akhyar masih aktif di PDIP hingga pekan lalu meski sudah bergabung sejak Juni. "Kami tidak mengetahui secara detail kegiatan yang bersangkutan hari per hari," katanya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.