Sebanyak 90 Siswa Pusdikpom AD di Cimahi Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang utama Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa TNI AD) di Hegarmanah, Bandung, Kamis, 9 Juli 2020. Sebanyak 1.262 kasus positif COVID-19 telah ditemukan yang terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih. TEMPO/Prima mulia

    Gerbang utama Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa TNI AD) di Hegarmanah, Bandung, Kamis, 9 Juli 2020. Sebanyak 1.262 kasus positif COVID-19 telah ditemukan yang terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih. TEMPO/Prima mulia

    TEMPO.CO, Bandung  - Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Berli Hutama Gelung Sakti membenarkan siswa Pusdikpom TNI AD terpapar Covid-19.

    “Sudah seminggu lalu, kami sudah terima laporannya,” kata Berli, di Bandung, Jumat, 10 Juli 2020.

    Menurutnya, laporan itu diterima Dinas Kesehatan pada Kamis lalu, dimana ada 90 orang yang positif Covid-19 berdasarkan tes PCR dan swab.

    Berli mengatakan, penelusuran sementara kasus siswa terpapar Covid-19 di Pusdikpom TNI AD di Kota Cimahi tidak berkaitan dengan kasus yang terjadi di Secapa TNI AD di Kota Bandung. “Tidak ada hubungannya,"ujarnya.

    Saat ini, kata Berli, Pusdikpom TNI AD sudah melakukan isolasi mandiri pada penghuninya yang terpapar Covid. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran kasus Covid-19 ke lingkungan di luar kompleks sekolah tersebut.

    Penelusuran epidemiologi untuk menelusuri penyebaran kasus Covid-19 di Pusdikpom TNI AD juga masih dikerjakan. Kesimpulan sementara penularan berasal dari transmisi lokal.

    “Sampai dengan saat ini kajiannya masih berlangsung. Teman-teman semua belum pada pulang kantor, mereka melakukan kajian-kajian untuk menemukan dari mana sumber ini,” kata Berli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.