Bupati Kutai Timur Ditangkap KPK Bersama Ketua DPRD

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suap atau operasi tangkap tangan. shutterstock.com

    Ilustrasi suap atau operasi tangkap tangan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaBupati Kutai Timur Ismunandar ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi bersama istrinya, Encek UR Firgasih, Ketua DPRD Kutai Timur di sebuah hotel di Jakarta, pada Kamis malam 2 Juli 2020. "Tadi malam kami amankan sang bupati beserta istrinya dan seorang Kepala Bappeda dari sebuah hotel di Jakarta," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Jumat, 3 Juli 2020.

    Nawawi mengatakan penangkapan ini terkait dengan dugaan penerimaan uang dari sejumlah rekanan proyek di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Ia menolak menjelaskan status hukum dan peran para pihak yang tertangkap.

    Dalam hal operasi tangkap tangan, KPK memiliki waktu 1X24 jam untuk memeriksa dan menentukan status hukum mereka yang ditangkap.

    Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam menjelaskan tim KPK masih bekerja di lapangan dan memastikan perkembangan dari kegiatan tangkap tangan Bupati Kutai Timur akan disampaikan kembali. "Tim masih bekerja dan perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua," ujar Ali.

    Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri juga menyatakan Deputi Penindakan KPK Karyoto dan anggota masih bekerja perihal penindakan di Kalimantan Timur itu. "Deputi Penindakan dan anggota masih bekerja," ucap Firli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.