Ada yang Memancing di Air Keruh? PDIP Pasang Badan untuk Jokowi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto bersiap meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. Hasto diperiksa sebagai saksi tersangka mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, terkait kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP. TEMPO/Imam Sukamto

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto bersiap meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. Hasto diperiksa sebagai saksi tersangka mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, terkait kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengambil kebijakan yang tepat dan arah yang benar sehubungan dengan penanganan Covid-19, termasuk stimulus di bidang perekonomian. PDIP siap pasang badan membela Jokowi dari kelompok-kelompok tertentu yang dinilai sengaja menyudutkan pemerintahan.

    "Kami berikan dukungan penuh dan siap pasang badan bagi Presiden Jokowi di dalam penanganan Covid-19," ujar Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto lewat keterangan tertulis, Kamis, 2 Juli 2020. Demikian halnya di dalam menghadapi kelompok tertentu yang terus melalukan provokasi, memancing di air keruh, dan menganggu ketentraman masyarakat.

    Menurut Hasto, Covid-19 merupakan masalah bersama. Seluruh lembaga tinggi negara, seluruh elemen pemerintahan negara wajib bekerja sama, dan menghilangkan ego sektoral.

    "Seluruh jajaran kabinet Indonesia Maju harus berdiri di depan, memimpin orkestrasi pemulihan perekonomian nasional dengan skala prioritas pada pergerakan ekonomi rakyat."

    Dukungan yang diberikan PDIP terhadap kebijakan pemerintah, kata Hasto, sangat serius. Skala prioritas kehidupan berbangsa saat ini adalah gotong royong menebar kebaikan, membantu rakyat. “Dan itulah yang terpenting," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.