Jumlah Kasus Positif Covid-19 Jawa Timur Lampaui DKI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berjalan mengikuti arah yang telah ditetapkan di pusat berbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 29 Mei 2020. Sejumlah aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak diterapkan di pusat perbelanjaan tersebut seiring memasuki era normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Pengunjung berjalan mengikuti arah yang telah ditetapkan di pusat berbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 29 Mei 2020. Sejumlah aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak diterapkan di pusat perbelanjaan tersebut seiring memasuki era normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menyampaikan sebaran penambahan kasus baru positif Covid-19 pada Jumat, 26 Juni 2020.

    “Kalau lihat sebarannya, Jawa Timur melaporkan kasus baru terkonfirmasi positif sebanyak 356,” kata Yurianto dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB.

    Dengan adanya penambahan kasus baru itu, jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Timur kini mencapai 10.901 kasus. Angka ini melampaui jumlah kasus DKI yang hari ini mencapai 10.796.

    DKI sendiri melaporkan ada penambahan kasus baru sebanyak 205 orang. Angka ini menjadikan DKI sebagai sebaran kedua tertinggi di bawah Jawa Timur.

    ADVERTISEMENT

    Jawa Tengah juga melaporkan kasus baru sebanyak 177 orang. Kemudian, Sulawesi Tengah memiliki 172 kasus baru positif Covid-19, dan Bali dengan 49 kasus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.