Mendagri Akan Gelar Lomba Tekan Laju Covid-19, Pakar: Buat Apa?

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang juga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (kiri).

    Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang juga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (kiri).

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono, mempertanyakan rencana Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian membuat lomba menekan laju penyebaran Covid-19. “Buat apa dilombakan? Dibantu seharusnya,” kata Pandu kepada Tempo, Selasa, 23 Juni 2020. 

    Daripada lomba, Pandu menilai pemerintah pusat semestinya memberikan bantuan kepada daerah untuk menangani Covid-19, dengan menekan penularan berdasarkan kondisi wabah di masing-masing wilayah.

    Pemerintah pusat, kata Pandu, bisa memberikan bantuan teknis. Misalnya, meningkatkan kapasitas testing, penelusuran kontak, dan isolasi. “Bagian surveilans kesehatan publik yang harus dilaksanakan.”

    Mendagri Tito Karnavian berencana menggelar lomba melandaikan kurva Covid-19 bagi pemerintah daerah. Dalam lomba, pemerintah pusat akan mengukur daerah mana yang tercepat menurunkan kurva dalam satu atau dua bulan terakhir.

    Pemenangnya akan mendapat hadiah berupa dana insentif daerah (DID) dari Kementerian Keuangan. Mengenai teknis lomba, kata Tito, masih dirumuskan bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kemenkes, dan Kemenkeu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.