Ada yang Korupsi Dana Bansos, Kapolri : Saya Sikat

Reporter:
Editor:

Setri Yasra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO,Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis bakal menindak tegas pihak yang menyelewengkan dana bantuan sosial di masa pandemi Covid-19.

    Langkah itu Idham ambil sebagai tindaklanjuti atas perintah Presiden Joko Widodo yang meminta aparat hukum untuk 'menggigit' oknum pejabat yang korupsi di tengah pandemi Covid-19.

    "Ya, dalam situasi kondisi pandemi seperti ini apabila ada yang menyalahgunakan maka Polri tidak pernah ragu untuk 'sikat' dan memproses pidana," ujar Idham melalui keterangan tertulis pada Senin, 15 Juni 2020.

    Idham pun telah membentuk Satuan Tugas di bawah pimpinan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang akan menindak oknum jika terbukti menyalahgunakan dana Covid-19.

    ADVERTISEMENT

    "Polri sudah membentuk satgas khusus di bawah kendali Kabareskrim," kata Idham. Ia mengingatkan semua pihak agar tak menyalahgunakan kelonggaran aturan dana Covid dengan tujuan memperkaya diri.

    "Presiden sudah mempermudah proses pencairan dana Covid. Awas, siapa saja yang ingin bermain curang, akan saya sikat. Hukumannya sangat berat," ucap Idham.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.