Daftar Teror terhadap Panitia Diskusi Papua di Kampus-kampus

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi teror

    ilustrasi teror

    TEMPO.CO, Jakarta - Terjadi serangan dan teror digital terhadap penyelenggara sejumlah diskusi tentang HAM di Papua dan politik di kampus.

    Dimulai dari diskusi mahasiswa Fakultas UGM Yogyakarta tentang pemakzulan presiden sampai diskusi mengenai Papua di Universitas Lampung.

    Berikut sejumlah diskusi tersebut berikut teror yang dilancarkan oleh pelaku yang belum diusut sampai kini: 

    1. Universitas Lampung
    Ancaman dan serangan digital terjadi terhadap penyelenggara diskusi bertajuk 'Diskriminasi Rasial terhadap Papua #PapuanLivesMetter' yang sedianya digelar di UKPM Teknokra Universitas Lampung pada Kamis 11 Juni 2020.

    Serangan masif dialami salah satu pembicara diskusi, Tantowi Anwari, yang juga bagian dari Serikat Jurnalisme Untuk Keberagaman (SEJUK).

    2. Universitas Indonesia
    Pegiat HAM dan aktivis isu Papua, Veronica Koman, mengatakan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia yang menjadi panitia diskusi bertajuk '#PapuanLivesMatter: Rasisme Hukum di Papua' tersebut diganggu.

    "Kalau tadi ada anggota BEM UI yang diganggu-ganggu, begitulah Papua. Kita kalau mau bicara tentang Papua begitu sudah, setengah mati susah," kata Veronica dalam diskusi '#PapuanLivesMatter: Rasisme Hukum di Papua' yang ditayangkan di Youtube BEM UI pada Sabtu malam, 6 Juni 2020.

    Veronica tak merinci gangguan apa yang terjadi. Namun sebelumnya, melalui Twitter, Veronica mengatakan'orang-orang tak dikenal' menyatakan akan menangkap dirinya. Panitia juga menuai kritik karena memberi ruang bicara kepada Veronica Koman dengan dalih tak ada pembicara pembanding.

    3. Amnesty International Indonesia
    Teror via telepon dari nomor misterius mewarnai diskusi soal Papua yang digelar Amnesty International Indonesia pada Jumat, 5 Juni 2020.

    Telepon misterius itu masuk ke nomor para pembicara yang mengisi diskusi bertema Laporan terbaru Amnesty International untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan judul “Civil and Political Rights’ Violations in Papua and West Papua.”

    Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid, yang juga pembicara, diteror saat sedang memaparkan materi.

    Ia mengatakan ada nomor asing yang menghubungi. Setelah panggilan ditolak, Usman mengatakan, panggilan telepon serupa terus berdatangan.

    "Dari tadi enggak berhenti, konstan," ujar Usman dalam acara itu.

    Yuliana S. Yabansabra dari Elsham Papua yang juga mengisi acara ini pun mendapatkan panggilan dari nomor asing.

    4. Universitas Gajah Mada
    Pelaksana kegiatan diskusi mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum UGM mendapatkan ancaman teror pembunuhan oleh orang tak dikenal.

    Dekan FH UGM Sigit Riyanto menjelaskan ancaman itu muncul satu hari sebelum kegiatan diskusi, yang rencananya digelar pada 29 Mei 2020. Acara tersebut akhirnya dibatalkan.

    Akun Instagram milik Pemimpin Redaksi Korban Tempo Budi Setyarso diretas saat memandu diskusi daring membahas teror terhadap panitia dan narasumber diskusi mahasiswa FH UGM.

    Budi menjadi host bincang-bincang virtual 'Ini Budi Spesial: Mengapa Diskusi dan Tulisan Diteror?' pada Ahad lalu, 31 Mei 2020 sekitar pukul 10.00 WIB.

    Budi Bahkan mendapatkan suatu hal yang ganjil dan pesan melalui email. "Notifikasi tersebut ternyata melaporkan aktivitas tak wajar di akun saya, yang dilakukan menggunakan Chrome Mac OS X dari Singapura," kata dia.

    HENDARTYO HANGGI | BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.