Habiburokhman Mencuit Soal Korupsi Sapi: Lu Fitnah Pak Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR sekaligus politikus Partai Gerindra, Habiburokhman, menghadiri sidang putusan pria pembawa bendera, Dede Lutfi Alfiandi, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 30 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Anggota DPR sekaligus politikus Partai Gerindra, Habiburokhman, menghadiri sidang putusan pria pembawa bendera, Dede Lutfi Alfiandi, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 30 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuitan politikus Gerindra, Habiburokhman, di Twitter tentang fitnah kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat banyak komentar dari warganet. Pada 5 Juni 2020, Habiburokhman mencuit, “Enggak ada angin enggak ada badai lu fitnah Pak Prabowo. Diingatkan bahwa nol persen angota DPR Gerindra yang terjerat korupsi lu ngamuk, apa benar kalau orang terlalu banyak makan uang haram korupsi sapi jadi dungu? Cumak nanyak.”

    Saat dikonfirmasi, anggota DPR itu mengatakan sudah beberapa pekan ini ada yang memfitnah Prabowo. “Ada pihak-pihak yang secara sistematis memfitnah Pak Prabowo di kolom komentar ketika saya mencuit hal apapun,” ujar Habiburokhman kepada Tempo, Rabu, 10 Juni 2020.

    Habiburokhman mengaku sudah terlalu lama menahan diri dan akan memasang badan untuk menghadapi mereka. Meski begitu, ia belum mau mengungkapkan siapa yang memfitnah Prabowo. “Nanti pada saatnya gue buka semua.”

    Habiburokhman juga meminta orang-orang yang tidak ikutan adu domba dan memakan uang hasil korupsi sapi agar tidak terbawa perasaan. “Pihak yang tidak ikut makan uang haram korupsi sapi, tidak fitnah Pak Prabowo dan tidak adu domba umat tidak perlu sensi bin baper.” 

    Pada hari yang sama, melanjutkan cuitannya, Habiburokhman menyatakan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu sudah menyelamatkan puluhan triliun rupiah uang rakyat. Prabowo juga disebutnya sudah membantu Dede Lutfi Alfiandi, pembawa bendera merah putih saat demonstrasi #ReformasiDikorupsi, pada September 2019.

    “Kami bantu Lutfi pengibar bendera, kalian hanya nonton, kami protes Kemenkumham soal ulama digunduli kalian bengong, eh kalian malah fitnah Pak Prabowo. Kok ada ya orang sejahat kalian. Hati-hati tenggelam!”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.