Karena Berkata Kasar, Lelaki Ini Bunuh Adik di Malam Takbiran

Reporter:
Editor:

Setri Yasra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com

    Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta--Petugas Kepolisian Resort  Garut menangkap seorang lelaki yang membunuh adik sendiri di malam takbiran. Pelaku saat ini sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan

    Kepala Satuan Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng pembunuhan itu dilakukan dengan pisau dapur sehari menjelang lebaran, Sabtu 23 Mei 2020. Tersangka yang merupakan kakak dari sang korban mengaku terpicu karena ucapan kasar sang adik kepada pelaku dan ibunya.

    "Sebelum ditusuk korban duduk di atas kasur, ia (korban) lalu mengganggu pelaku dengan ucapan kasar, selain itu korban bernama Wira juga melawan ibunya," kata Maradona di Garut, Senin, 25 Mei 2020.

    Ia menuturkan, pelaku inisial QA (27) telah diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Garut tidak lama setelah kejadian penusukan. Hasil pemeriksaan sementara dan olah tempat kejadian perkara, kata Maradona, insiden itu bermula ketika kedua pelaku dan korban Wira (21) berada di rumahnya.

    Sebelum kejadian sang adik  sempat melakukan sikap tidak sopan kepada ibunya, kemudian ditegur oleh pelaku hingga memicu perkelahian. "Pelaku lalu memukul wajah korban satu kali di bagian wajah dengan tangan kosong, korban kembali melawan dengan ucapan kasar," kata Maradona. 

    Pelaku yang kesal terhadap adiknya itu langsung pergi ke dapur mengambil pisau dan menusukkannya ke bagian dada kiri. Ibu korban lalu membawa anaknya ke rumah sakit, namun di perjalanan korban meninggal.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.