Mau ke Bali? Simak Syarat yang Berlaku Mulai 28 Mei 2020

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Turis melintas di deretan kursi kosong akibat sepinya kunjungan wisatawan di Pantai Kuta, Bali, Jumat, 6 Maret 2020. Pemerintah Provinsi Bali melakukan percepatan pemulihan perekonomian pariwisata dengan membuat gerakan

    Turis melintas di deretan kursi kosong akibat sepinya kunjungan wisatawan di Pantai Kuta, Bali, Jumat, 6 Maret 2020. Pemerintah Provinsi Bali melakukan percepatan pemulihan perekonomian pariwisata dengan membuat gerakan "We Love Bali" untuk menjamin Bali tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali memberlakukan sejumlah syarat bagi masyarakat yang hendak ke Pulau Dewata itu.

    Aturan yang mulai berlaku mulai pada 28 Mei 2020 tersebut mewajibkan calon pendatang mengisi formulir aplikasi di https://cekdiri.baliprov.go.id untuk mendapatkan kode QR.

    Kode QR tersebut menjadi bukti calon pendatang telah mengisi formulir aplikasi.

    Bagi pendatang dengan transportasi udara harus menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19, yang diuji melalui Polumerase Chain Reaction (PCR) dari laboratorium rumah sakit pemerintah atau pemerintah daerah, atau laboratorium yang ditunjuk Gugus Tugas Covid-19.

    Adapun syarat untuk pengguna angkutan laut dan penyeberangan harus menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 hasil uji metode rapid test, dari laboratorium rumah sakit pemerintah atau pemerintah daerah, atau dinas kesehatan atau pihak lain berwenang.

    Kemudian ketentuan pada saat membeli tiket, masyarakat harus menunjukkan kode QR dan menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dengan masa berlaku 7 hari terhitung sejak saat ketibaan pada pintu masuk wilayah Bali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.