Kembali Terjadi, Warga Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Reporter

Editor

Setri Yasra

Sejumlah pekerja menggali liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tengku Mahmud Palas, di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa 28 April 2020. Pemkot Pekanbaru menyediakan lahan khusus di TPU Tengku Mahmud Palas untuk pasien yang dimakamkan dengan protokol kesehatan COVID-19 sejak 9 April 2020 dan hingga kini sudah 44 warga dimakamkan di sana. ANTARA FOTO/FB Anggoro

TEMPO.CO, Jakarta--Penolakan pemakaman pasien yang ditengarai terinfeksi Covid-19 kembali terjadi. Pemakaman seorang perempuan 39 tahun yang meninggal dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) mendapat penolakan sejumlah warga di lingkungan pemakaman Masjid Al Muhajirin, Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

"Benar ada beberapa warga yang keberatan dan menolak pemakaman jenazah tersebut," kata Kapolres Kapuas AKBP Esa Estu Utama, melalui Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Siti Rabiyatul A, pada Kamis 14 Mei 2020.

Kejadian bermula saat tim relawan Muhamadiyah sebanyak tiga rombongan yang akan melaksanakan pemakaman jenazah tersebut pada Rabu (13/5) sore. Lokasi pemakaman itu sesuai dengan permintaan dari pihak keluarga yang menginginkan jenazah dikuburkan di lingkungan Alkah Masjid Al Muhajirin, Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur.

Pelaksanaan penggalian makam sudah dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Kabupaten Kapuas. Namun, jenazah urung dikuburkan setelah sejumlah warga melihat petugas turun dengan memakai pakaian Alat Pelindung Diri (APD).  Salah satu dari mereka ada yang memprovokasi warga lain menolak pemakaman tersebut.

"Alasan penolakan warga karena takut akan adanya penularan virus penyakit yang dalam pemikiran warga tersebut dibawa oleh jenazah dan petugas pemakaman," kata Estu. Upaya mediasi yang dilakukan polisi gagal, karena warga itu tetap menolak.

Sebelumnya, Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat untuk tidak menolak jenazah pasien Corona. Dia  mengatakan mereka adalah saudara-saudara kita yang menjadi korban karena penyakit ini. "Bahkan ada dari mereka yang gugur karena melaksanakan tugasnya. Marilah kita menghormati mereka. Tidak ada alasan menolak atau takut,” ujarnya. .

ANTARA






Penutupan RSDC Wisma Atlet Kemayoran dan Kilas Balik Kasus Covid-19 Pertama di Indonesia

35 hari lalu

Penutupan RSDC Wisma Atlet Kemayoran dan Kilas Balik Kasus Covid-19 Pertama di Indonesia

Per 1 Januari 2023, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran resmi ditutup bertahap. Ini kilas balik kasus Covid-19 pertama di Indonesia.


Wisma Atlet Kemayoran Ditutup Bertahap, Kilas Balik Menjadi RSDC Nyaris 3 Tahun Lalu

36 hari lalu

Wisma Atlet Kemayoran Ditutup Bertahap, Kilas Balik Menjadi RSDC Nyaris 3 Tahun Lalu

Per 1 Januari 2023, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran resmi ditutup bertahap. Sudah hampir 3 tahun beroperasi sebagai RSDC.


Covid-19 Ditanggung BPJS Kesehatan Usai PPKM Berakhir, YLKI: Harus Ada Kepastian Hukum

36 hari lalu

Covid-19 Ditanggung BPJS Kesehatan Usai PPKM Berakhir, YLKI: Harus Ada Kepastian Hukum

Pasien Covid-19 akan ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berakhir.


Setelah Jokowi Cabut PPKM, Pembiayaan Pasien Covid-19 Mengacu Sistem INA-CBGs, Apa itu?

37 hari lalu

Setelah Jokowi Cabut PPKM, Pembiayaan Pasien Covid-19 Mengacu Sistem INA-CBGs, Apa itu?

Sistem INA-CBGs menjadi metode yang ditetapkan dalam pengobatan pasien Covid-19 setelah Jokowi setop PPKM. bagaimana mekanismenya?


Nol Pasien Covid-19, Wisma Atlet Resmi Ditutup Mulai Hari Ini

39 hari lalu

Nol Pasien Covid-19, Wisma Atlet Resmi Ditutup Mulai Hari Ini

Rumah Sakit Darurat Covid-19 atau RSDC Wisma Atlet Kemayoran resmi ditutup bertahap mulai hari ini, Sabtu, 31 Januari 2022.


Sering Terinfeksi COVID-19, Risiko Kematian Semakin Besar

49 hari lalu

Sering Terinfeksi COVID-19, Risiko Kematian Semakin Besar

Pakar menyebut risiko kematian semakin membesar kalau terlalu sering tertular COVID-19 karena dapat mengganggu fungsi sejumlah organ tubuh penting.


Enam Kasus Covid-19 XBB Terdeteksi di Jawa Tengah, Ganjar: Perketat Prokes

10 November 2022

Enam Kasus Covid-19 XBB Terdeteksi di Jawa Tengah, Ganjar: Perketat Prokes

Temuan tersebut berdasarkan hasil tes whole genome sequencing atau WGS terhadap sampel dari pasien positif Covid-19.


Kasus Positif Melonjak, Ini Obat Corona yang Sudah Tersedia

7 November 2022

Kasus Positif Melonjak, Ini Obat Corona yang Sudah Tersedia

Sejumlah obat corona untuk pasien bergejala ringan hingha sedang telah masuk ke Indonesia.


Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Pemerintah Ingatkan Kemunculan Subvarian XBB

27 Oktober 2022

Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Pemerintah Ingatkan Kemunculan Subvarian XBB

Kasus Covid-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir ini meningkat. BOR nasional juga ikut naik, diduga akibat varian Omicron XBB.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

26 September 2022

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.