Menteri Desa Halim Nyatakan Baru Tahu Ada Surat Stafsus Jokowi

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menanggapi masalah surat Stafsus Jokowi, Andi Taufan Garuda Putra, kepada para camat seluruh Indonesia.

Surat berkop Sekretariat Kabinet tersebut menuai kritik keras publik, termasuk di sosial media. 

Menteri Halim menuturkan mulanya ia tidak tahu jika Stafsus Jokowi itu mengirim surat kepada para camat seluruh Indonesia agar mendukung perusahaannya, PT Amartha Mikro Fintek, dalam program Relawan Desa Lawan Covid-19.

Dia menyatakan tembusan surat yang dialamatkan kepada Kementerian Desa juga belum diterimanya.

Menurut Halim, dia baru tahu ada surat dari Andi Taufan tersebut setelah banyak kepala desa dan pendamping desa yang bertanya kepadanya.

"Kami konfirmasi juga ke yang bersangkutan (Andi Taufan) dan memang dia mengakui surat itu dari dia," tuturnya dalam telekonferensi hari ini, Selasa, 14 April 2020.

Meski demikian, Halim meminta Stafsus Jokowi tersebut idak mengurungkan niatnya terlibat dalam program Relawan Desa Lawan Covid-19.

Dia menyarankan Andi memperbaiki surat permohonan kerja sama agar PT Amartha bisa berkolaborasi dengan Kementerian Desa.

"Kami melihat semangatnya dan niat baik yang luar biasa untuk ikut berpartisipasi menangani Covid-19."

Andi Taufan menuai kritik setelah mengirimkan surat bernomor 003/S-SKP-ATGP/IV/2020 kepada para kepala desa dan camat dalam kapasitasnya sebagai Stafsus Jokowi.

Surat Andi Taufan terbit pada 1 April 2020 dan berkop Sekretariat Kabinet. Surat tadi awalnya beredar di grup-grup WhatsApp.

Surat itu berisi permintaan kepada para camat agar mendukung relawan Amartha dalam program Relawan Desa Lawan Covid-19.

Menukil isi surat itu, Andi mengatakan Amartha berkomitmen memberikan edukasi soal virus Corona kepada masyarakat. Amartha juga berkomitmen mendata kebutuhan APD di puskesmas.






Menteri Desa : Jangan Buat Desa Wisata Hanya Demi Cuan, Dasarnya Harus Pelestarian Alam

15 hari lalu

Menteri Desa : Jangan Buat Desa Wisata Hanya Demi Cuan, Dasarnya Harus Pelestarian Alam

Menteri Desa mengatakan, desa wisata yang didahului upaya pelestarian alam, maka jalan menuju desa wisata akan lebih mudah terbentuk.


Mendes: BUMDes untuk Kesejahteraan Masyarakat Bukan Hanya Pendapatan Desa

25 November 2021

Mendes: BUMDes untuk Kesejahteraan Masyarakat Bukan Hanya Pendapatan Desa

Selain aspek profitabilitas, BUMDes harus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.


Stafsus Presiden Jokowi Bilang MUI Masih Dibutuhkan Umat dan Pemerintah

19 November 2021

Stafsus Presiden Jokowi Bilang MUI Masih Dibutuhkan Umat dan Pemerintah

Dugaan keterlibatan anggota MUI dalam jaringan teror disebut sebagai urusan pribadi.


Wamendes Budi Arie Sepakat Bangun 10 Lapangan Bola Internasional di Bogor

8 September 2021

Wamendes Budi Arie Sepakat Bangun 10 Lapangan Bola Internasional di Bogor

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bakal membangun 10 lapangan sepak bola berstandar internasional di Kabupaten Bogor.


Stafsus Presiden Apresiasi Kementan Melatih 1 Juta Petani Milenial

7 Agustus 2021

Stafsus Presiden Apresiasi Kementan Melatih 1 Juta Petani Milenial

Kegiatan ini merupakan konsolidasi total dalam memanfaatkan lahan-lahan pertanian di seluruh Indonesia dengan sistem pola tanam yang semakin modern.


Anggota Komisi V DPR Ungkap Masalah Penyerapan Dana Desa yang Rendah

26 Juli 2021

Anggota Komisi V DPR Ungkap Masalah Penyerapan Dana Desa yang Rendah

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS, Syahrul Aidi, mengatakan ada banyak faktor yang menyebabkan penyerapan anggaran Dana Desa masih rendah.


Politikus NasDem Serang Menteri Desa: Tidak Mampu Urus BLT Dana Desa

23 Juli 2021

Politikus NasDem Serang Menteri Desa: Tidak Mampu Urus BLT Dana Desa

Irma mengatakan di tengah pandemi Covid-19 seharusnya Kemendes bisa menjalankan program BLT Dana Desa dengan baik.


Politikus PDIP Usul Kemendes Dibubarkan, Mendes Klaim Punya Banyak Pencapaian

19 Juni 2021

Politikus PDIP Usul Kemendes Dibubarkan, Mendes Klaim Punya Banyak Pencapaian

Abdul Halim menampik Kemendes memberi karpet merah bagi vendor tertentu dalam sejumlah proyek.


Menteri Desa Bantah Ada Nepotisme dalam Pengangkatan Pejabat Kemendes

19 Juni 2021

Menteri Desa Bantah Ada Nepotisme dalam Pengangkatan Pejabat Kemendes

Menteri Desa Abdul Halim mengklaim para pejabat Kemendes telah melalui sejumlah tahap uji kompetensi sebelum akhirnya terpilih.


DPR: Pelantikan Pejabat Kemendes Kental Aroma Nepotisme

14 Juni 2021

DPR: Pelantikan Pejabat Kemendes Kental Aroma Nepotisme

Politkus PDIP Lasarus mengatakan pelantikan pejabat di Kemendes kental aroma nepotisme.