Tahan Penyebaran Corona, Universitas Riau Bangun Jaringan Relawan

Reporter

Relawan Tanggap Bencana Universitas Riau sedang membuat hand sanitizer untuk dibagikan ke para tenaga medis dan warga Pekanbaru secara gratis. (Dok.Istimewa)

TEMPO.CO, Pekanbaru - Universitas Riau membangun jaringan relawan untuk menangkal penyebaran virus Corona yang menyebabkan Covid-19. Langkah ini ditempuh mengingat terus meningkat orang dalam pantauan (ODP) maupun pasien positif Corona di Riau.

Ketua Satuan Tugas Siaga Bencana Universitas Riau Iwantono mengatakan saat ini sudah terbentuk kelompok kerja yang khusus melakukan tanggap darurat Covid-19. Mereka berjumlah sekitar 250 orang yang terdiri dari para dosen mahasiswa dan alumni.

“Para relawan itu sudah mulai bekerja seperti pembuatan dan distribusi hand sanitizer, menyediakan dan mwndistribusikan alat pelindung diri (AP) dan menyiapkan sejumlah laboratorium di lingkungan kampus untuk membantu penanganan wabah ini,” kata Iwantono dalam keterangan tertulis, Ahad, 11 April 2020

Menurut dia, para relawan juga bergerak melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum. Sambil melakukan aktivitas fisik, relawan juga terus melakukan sosialisasi kepada seluruh warga untuk melakukan upaya antisipasi seperti pembatasan kontak fisik (physical distancing) dan kebiasaan hidup bersih. “Semua kegiatan itu dilakukan secara maraton,” katanya.

Iwantono melanjutkan Universitas Riau yang memiliki SDM peneliti yang kompeten, ditunjuk Gubernur Riau Syamsuar untuk membantu melakukan uji swab kepada para pasien Corona. Uji laboratorium ini akan melibatkan 12 staf dosen di Fakultas Kedokteran serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. “Kami akan membantu melakukan tes swab ODP di Riau yang jumlahnya mencapai 28 ribu orang,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan dana untuk laboratorium uji swab virus corona Covid-19 di daerah tersebut untuk mempercepat penanganan wabah tersebut. “Dananya Rp 7 miliar,” kata Gubernur Riau Syamsuar.

Ia menjelaskan Kementerian Kesehatan sudah memberi lampu hijau supaya Riau secepatnya memiliki lab uji swab Covid-19 sendiri. Lokasinya akan berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad.

Dengan begitu, Riau tidak lagi ketergantungan pada lab Kementerian Kesehatan di Jakarta untuk menunggu hasil uji sampel dari pasien dalam pengawasan yang butuh waktu lama. “Akan sangat membantu pemerintah provinsi untuk dapat percepat hasil swab-nya,” kata Syamsuar.

Anggaran Rp 7 miliar tersebut, kata dia, digunakan untuk pembenahan gedung dan pembelian peralatan agar sesuai standar WHO. Saat ini peralatan sudah dibeli dan karena harus impor, maka belum sampai di Jakarta.

“Saat ini sudah berada di Singapura, hanya sekarang kita menunggu sampai di Jakarta,” katanya. Syamsuar berharap lab tersebut sudah siap pada pekan depan dan bisa segera difungsikan karena Riau sudah berstatus tanggap darurat Covid-19.






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

13 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

14 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

22 jam lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

22 jam lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

1 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

3 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

3 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

6 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.