Said Aqil PBNU: Jangan Jerumuskan Diri dalam Kecelakaan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan dan juga Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj memberikan sambutan pada acara pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan di Gedung GBI Salemba, Jakarta, Sabtu, 11 Januari 2020. Acara yang beragendakan pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan tersebut diikut oleh 14 ormas Islam, Gereja Bethel Indonesia (GBI), Majelis Tinggi Konghucu Indonesia (Matakin), Pengurus Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi), dan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan dan juga Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj memberikan sambutan pada acara pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan di Gedung GBI Salemba, Jakarta, Sabtu, 11 Januari 2020. Acara yang beragendakan pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan tersebut diikut oleh 14 ormas Islam, Gereja Bethel Indonesia (GBI), Majelis Tinggi Konghucu Indonesia (Matakin), Pengurus Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi), dan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj mengimbau umat Islam Indonesia beribadah di rumah selama Ramadan saat penyebaran virus Corona atau Covid-19.

    "Yang biasa kita lakukan beramai-ramai di masjid, kita lakukan di rumah," kata Said dalam acara doa bersama dan pertobatan massal yang digelar PBNU dan disiarkan channel Youtube PBNU pada Kamis malam, 9 April 2020.

    Dia melanjutkan, salat tarawih, tadarus, buka bersama, takbir keliling tidak usah dilakukan. "Bahkan salat Jumat dan salat Idulfitri, sebaiknya di rumah saja," kata Said.

    Dia mengatakan salat, membaca Al-Quran, tadarus, salat Idul Fitri, dan tarawih adalah ibadah. Tapi, kata dia, menjaga keselamatan diri dan orang lain juga ibadah, yang merupakan perintah Allah SWT. "Allah berfirman dalam Al-Quran, jangan sekali kali kamu menjerumuskan diri mu sendiri dalam kecelakaan," ujar dia.

    Nabi Muhammad SAW, kata dia, bersabda, jangan menyakiti diri sendiri dan orang lain. "Dari situ lah, maka keselamatan diri kita dan orang lain lebih kita utamakan, ibadah di rumah saja. Seperti kerja dan belajar juga di rumah," kata Said.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.