Doni Monardo: Ketua RT-Kepala Kampung Ujung Tombak Lawan Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan kepala daerah mesti lebih aktif mendorong para kepala lingkungan dan kampung untuk mensosialisasikan instruksi physical distancing atau pembatasan kontak fisik guna mencegah penyebaran virus corona.

    “Kepala desa, RT atau kepala kampung mesti lebih aktif membantu mencegah penyebaran Covid-19,” katanya Rabu, 8 Maret 2020.

    Menurut dia, untuk mendorong itu, gubernur, sampai camat perlu pendekatan kepada para penyelenggara pemerintahan paling rendah tersebut. Upaya kampanye menjaga jarak fisik, harus terus menerus dilakukan. “Ini harus menjadi perhatian, dan segera dilakukan,” katanya.

    Sebelumnya, Doni sudah memerintahkan kepada seluruh kepala daerah agar terus menerus mensosialisasikan instruksi physical distancing atau pembatasan kontak fisik guna mencegah penyebaran virus corona.

    Instruksi ini diputuskan rapat terbatas kabinet pada, Selasa, 24 Maret 2020, yang meminta seluruh gubernur mendukung keputusan pemerintah pusat mengambil kebijakan physical distancing ini.

    "Bapak presiden menekankan agar physical distancing ini bisa diterjemahkan oleh para gubernur termasuk seluruh pejabat yang ada di daerah dengan jaga jarak, jaga jarak aman, dan disiplin untuk melaksanakannya," kata Doni.

    Doni menjelaskan jaga jarak fisik ini bukan hanya berlaku di tempat umum saja melainkan hingga ke level keluarga. "Karena di antara keluarga belum tentu semua itu negatif, belum tentu seluruh anggota keluarga aman dari virus ini," ucap dia.

    Sebabnya pemerintah meminta agar memprioritaskan penjelasan kepada publik terkait pentingnya jaga jarak dan disiplin dalam melakukannya. "Presiden menegaskan ke para gubernur bahwa penjelasan ini harus sampai ke tingkat yang paling rendah, desa dan kelurahan," ujar dia.

    Jokowi menginstruksikan agar melibatkan semua potensi yang ada di desa dan kelurahan seperti PKK, Karang Taruna, Posyandu, RT, RW hingga relawan yang diorganisir untuk memastikan imbauan physical distancing ini diikuti masyarakat. "Saatnya kita saling bahu membahu, kerja sama dan saling menolong," kata Doni.

    Doni Monardo mengatakan setiap pejabat di daerah harus mampu menterjemahkan tentang ancaman yang paling serius dari wabah corona ini dan bagaimana caranya masyarakat bisa selamat. "Yang sehat harus tetap sehat, yang sakit diupayakan semaksimal mungkin untuk diobati," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.