Hindari Corona, PGI Keluarkan Panduan Ibadah Paskah dari Rumah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia mengeluarkan imbauan kepada umatnya untuk merayakan Hari Paskah di rumah di tengah wabah virus Corona. PGI juga mengeluarkan panduan teknis melakukan ibadah perayaan itu di rumah.

    “Kita akan menghadapi perayaan-perayaan Paskah di minggu yang akan datang, yang didahului oleh Kamis Putih, dan Jumat Agung, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia sudah menyarankan, mengeluarkan imbauan, tetapi sekaligus memberikan panduan bagaimana itu dilakukan di rumah,” kata Sekretaris Umum PGI, Jacklevyn F. Manuputty, di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2020. Pelaksanaan ibadah Paskah, ujar dia, di rumah tak akan mengurangi keimanan.

    Jack meminta umat Kristen yakin Tuhan berkenan terhadap upaya untuk mengurangi dampak penyebaran virus Corona. “Termasuk dalam pembatasan kerumunan ibadah.”

    Jack meminta umat Kristen menggunakan momentum ibadah Paskah di rumah untuk memperkuat hubungan keluarga. Ikatan keluarga, kata dia, merupakan inti dari ajaran Kristen. “Ini saat kita membangun keintiman dan spiritualitas dari rumah masing-masing kepada Allah dalam kristus yang memberikan kehidupan.”

    Selain itu, ia juga meminta agar umat Kristen terus berdoa agar wabah virus Corona dapat segera diatasi. Dia meminta setiap keluarga mengajarkan anggotanya untuk selalu menjaga kebersihan dan mencuci tangan untuk menghindari penyebaran virus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.