Wasiat Ibunda Jokowi: Jalin Silaturahmi dan Wakaf untuk Masjid

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo (kiri), bersantai di rumah khas adat Toraja saat berkunjung ke Puncak Lolai,  Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat, 26 Agustus 2016. Kunjungan ini dilakukan tanpa kehadiran Presiden Jokowi. TEMPO/Sakti Karuru

    Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo (kiri), bersantai di rumah khas adat Toraja saat berkunjung ke Puncak Lolai, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat, 26 Agustus 2016. Kunjungan ini dilakukan tanpa kehadiran Presiden Jokowi. TEMPO/Sakti Karuru

    TEMPO.CO, Surakarta - Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, meninggal pada Rabu, 25 Maret 2020 pukul 16.50 di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi Surakarta karena sakit kanker. Sebelum wafat, Ibunda Jokowi telah meninggalkan pesan untuk anak-anaknya.

    Hal itu diuangkapkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai melayat ke rumah duka, Kamis 26 Maret 2020. "Tadi saya bertemu dengan putri-putri beliau," kata Khofifah.

    Dia juga sempat menanyakan wasiat almarhumah sebelum meninggal. "Supaya putra-putrinya melanjutkan silaturahim dengan teman-teman almarhumah," katanya. Selama ini, Sujiatmi dikenal rajin menjalin silaturahim dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

    Selain itu, Sujiatmi juga berpesan kepada anak-anaknya untuk berwakaf. "Supaya jika ada sisa rezeki diwakafkan untuk masjid," katanya.

    Sujiatmi Notomiharjo wafat setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi Solo. Dia diketahui telah mengidap kanker selama empat tahun ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.