Cara RS Sardjito Yogya Menghemat Alat Pelindung Diri Cegah Corona

Seorang petugas medis bersiap memakai alat pelindung diri untuk memeriksa pasien suspect virus Corona di ruang isolasi instalasi paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai di Dumai, Riau, Jumat, 6 Maret 2020. Kasus Nomor 1 suspect COVID-19 yang dalam masa observasi kondisinya juga sudah sembuh dan masih menunggu hasil uji spesimen dari laboratorium di Jakarta. ANTARA

TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketua Tim Airborne Disease Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito Yogyakarta, Ika Trisnawati, mulai was-was dengan persediaan alat pelindung diri di rumah sakit tersebut yang mulai menipis. Padahal pasien rujukan Corona yang dibawa ke fasilitas kesehatan tersebut semakin banyak.

RS rujukan ini telah merawat tiga pasien positif Covid-19. Mereka adalah Satu balita yang dinyatakan sembuh dan boleh pulang. Balita itu sebelumnya diisolasi bersama ayah dan ibunya. Satu pasien positif merupakan guru besar Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Belakangan bertambah seorang asal Kecamatan Brebah, Sleman.

"Untuk menangani satu pasien, petugas medis membutuhkan 10 hingga 15 alat pelindung diri, tergantung kondisi pasien," kata Ika saat ditemui Tempo di Gedung Administrasi Pusat rumah sakit tersebut, Jumat, 20 Maret 2020.

Ika ketat memberlakukan penggunaan alat pelindung diri. Petugas medis, di antaranya dokter dan perawat tidak boleh keluar masuk ruang isolasi sembarangan. Mereka harus patuh pada jadwal dengan sistem bergantian. "Kunjungan dokter dan perawat dibuat efektif agar tak boros APD," kata Ika.

Efektif yang dia maksudkan adakah tenaga medis tidak boleh seenaknya keluar masuk ruang isolasi. Jadwal masuk petugas medis di ruang isolasi diusahakan bersamaan. Misalnya, pada saat pemeriksaan kondisi vital pasien, petugas kesehatan yang masuk juga sekaligus memberikan makan kepada pasien. Petugas medis yang masuk juga dibatasi.

Petugas gizi misalnya tidak boleh masuk ke ruangan. Dia hanya memberikan ransum kepada tim medis yang akan masuk ke ruang pasien. Yang membawa ransum masuk adalah perawat yang langsung menangani pasien. Setelah bertugas di ruang isolasi, semua tenaga medis harus membuang semua alat pelindung diri di ruang dekontaminasi. Setelah itu semua petugas harus membersihkan diri atau mandi.

Kepala Instalasi Gawat Darurat Handoyo Pramusinto mengatakan persediaan yang dimiliki rumah sakit hanya cukup hingga dua bulan ke depan.

Untuk menyiasatinya, Handoyo mengatakan para tenaga medis berupaya mengatur jadwal kunjungan. Menurut dia, dokter dan perawat yang mengenakan satu set alat pelindung diri mulai mengunjungi pasien dengan risiko rendah dahulu, baru berpindah ke risiko tinggi.

Belakangan, pakaian hazmat yang dipakai pun merupakan sumbangan yang harganya Rp 850 ribu—lebih mahal Rp 600 ribu ketimbang baju standar yang dimiliki pihak rumah sakit. “Berhemat bukan berarti menurunkan standar,” kata Handoyo.

Menurut dia, stok alat pelindung diri di rumah sakit menipis karena produksinya terbatas. Sementara, pemakaian APD meningkat. Untuk memastikan ketersediaan APD terpenuhi, RS Sardjito, kata dia berkoordinasi dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Dinas Kesehatan Provinsi DIY. RS Sardjito juga membuka sumbangan APD dari pata donatur. "Perlu komitmen dari semua pihak untuk memastikan ketersesiaan APD aman," kata dia.






Ziarah ke Pemakaman Raja-raja Mataram di Imogiri Mendaki Ratusan Anak Tangga

17 jam lalu

Ziarah ke Pemakaman Raja-raja Mataram di Imogiri Mendaki Ratusan Anak Tangga

Kompleks Makam Raja Imogiri di Bantul, Yogyakarta merupakan destinasi wisata yang cocok bagi Anda pencinta wisata sejarah.


Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

1 hari lalu

Manjakan Kaum Milenial, KAI Luncurkan Kereta Api Hype Trip Taksaka

Perjalanan kereta api dengan konsep Hype Trip ini merupakan bagian dari peningkatan layanan KAI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-77 KAI.


Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

3 hari lalu

Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

Pemulihan pariwisata Yogyakarta tidak bisa sekadar membuat program-program dan paket wisata.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

3 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Liburan ke Yogyakarta? Sempatkan Mampir ke 5 Tempat Menarik Ini

3 hari lalu

Liburan ke Yogyakarta? Sempatkan Mampir ke 5 Tempat Menarik Ini

Tak hanya sekadar budaya dan alamnya yang mempesona, Yogyakarta memiliki beragam tempat menarik yang cocok untuk wisatawan.


Tak Sekadar Kampung Wisata, Desa Panggungharjo Bantul Garap Layanan Sampah Digital

4 hari lalu

Tak Sekadar Kampung Wisata, Desa Panggungharjo Bantul Garap Layanan Sampah Digital

Dari layanan sampah secara digital, masyarakat, termasuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta bisa bertanggung jawab terhadap sampahnya.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

4 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Mobilitas Melonggar, Pelaku Kreatif Garap Lagi Konsep Yogyakarta Destinasi Wedding

4 hari lalu

Mobilitas Melonggar, Pelaku Kreatif Garap Lagi Konsep Yogyakarta Destinasi Wedding

Para pelaku industri kreatif wedding menjadi satu kelompok paling terdampak pandemi karena hampir seluruh jadwal pernikahan di Yogyakarta dibatalkan.


Pengunjung Jogja Bike Rendezvous 2022 Membludak, Ini Prediksi Transaksinya

4 hari lalu

Pengunjung Jogja Bike Rendezvous 2022 Membludak, Ini Prediksi Transaksinya

Kegiatan Jogja Bike Rendezvous di Yogyakarta pada 17-18 September 2022 dihadiri lebih dari 1.500 bikers pecinta Harley-Davidson.


Bulu Tangkis: 11 Negara Ikut Turnamen Indonesia International Series 2022

5 hari lalu

Bulu Tangkis: 11 Negara Ikut Turnamen Indonesia International Series 2022

Turnamen bulu tangkis Indonesia International Series 2022 akan diadakan di Yogyakarta pada 20-25 September 2022.