Ma'ruf Amin: Pemerintah Tambah RS Rujukan untuk Pasien Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato dalam sidang senat terbuka pada Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu 10 Maret 2020. Dia juga menerima penghargaan Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Baksana dari kampus tersebut. Kredit: TEMPO/Ahmad Rafiq

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato dalam sidang senat terbuka pada Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Rabu 10 Maret 2020. Dia juga menerima penghargaan Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Baksana dari kampus tersebut. Kredit: TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan ratusan rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 atau virus corona terus diperbaiki sebagai antisipasi peningkatan layanan pemeriksaan dan perawatan terhadap pasien.

    "Saya kira sudah siap, bahkan kami menyediakan 130 rumah sakit, sekarang terus diperbaiki, melengkapi, menambah; bukan hanya rumah sakit pemerintah, tapi juga rumah sakit swasta," kata Wapres Ma'ruf Amin, di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.

    Pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah penanganan terhadap peningkatan jumlah masyarakat yang ingin memeriksakan diri ke rumah sakit.

    "Pemerintah siap, sudah menyiapkan upaya semaksimal mungkin untuk bisa memeriksakan semua yang memang merasa terpapar, menyiapkan tenaga medis yang memadai, dan juga terus melakukan pemantauan terhadap penyebaran di berbagai daerah," ujar Ma'ruf pula.

    Selain itu, ujar Ma'ruf, upaya mencegah masuk warga negara asing (WNA), khususnya dari negara dengan kasus COVID-19 tinggi, juga dilakukan dengan meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk kedatangan, seperti bandara dan pelabuhan.

    "Indonesia juga sudah menyiapkan untuk menangkal masuk orang yang masuk maupun keluar di 135 pintu masuk, untuk mengamati atau mencegah masuknya Corona dari luar," ujarnya lagi.

    Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebutkan sedikitnya 227 rumah sakit milik pemerintah telah siap menerima pelayanan dan perawatan kesehatan bagi masyarakat. Rumah sakit tersebut terbagi atas 109 milik TNI, 53 milik Polri, dan 65 rumah sakit BUMN.

    Hingga Selasa kemarin, Yurianto mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia menjadi 172 kasus, dengan sembilan pasien dinyatakan sembuh dan tujuh orang meninggal dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.