MUI Haramkan Memborong Kebutuhan Pokok dan Menimbun Masker

Reporter

Editor

Amirullah

Pengunjung membeli cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di Pasar Pramuka, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. Lonjakan permintaan serta harga masker dan hand sanitizer tersebut terjadi setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga Kota Depok positif terinfeksi virus Corona. ANTARA/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia mengharamkan umat Islam melakukan tindakan yang menimbulkan kepanikan dan merugikan publik di tengah wabah virus Corona. Tindakan yang dimaksud ialah memborong dan menimbun bahan kebutuhan pokok, serta menimbun masker.

"Tindakan yang menimbulkan kepanikan dan/atau menyebabkan kerugian publik, seperti memborong dan menimbun bahan kebutuhan pokok dan menimbun masker hukumnya haram," kata Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2020.

Dalam fatwanya yang disahkan hari ini, MUI meminta pemerintah melakukan pembatasan super ketat terhadap keluar-masuknya orang dan barang ke dan dari Indonesia. Pengecualian dilakukan terhadap petugas medis dan impor barang kebutuhan pokok, serta keperluan yang mendesak.

MUI menyatakan umat Islam wajib mendukung dan mentaati kebijakan pemerintah dalam melakukan isolasi dan pengobatan terhadap orang yang terpapar Corona. Masyarakat juga diminta bertindak proporsional dalam menyikapi penyebaran virus ini dan orang yang dinyatakan positif mengidap Corona. MUI meminta masyarakat menerima kembali orang yang dinyatakan negatif atau sembuh.

MUI meminta pemerintah menjadikan fatwa ini sebagai pedoman dalam upaya penanggulangan Covid-19. MUI juga meminta agar umat Islam mentaatinya.






Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

6 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

9 hari lalu

Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

Istighosah serentak mendoakan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin itu diadakan di 40 kecamatan selama 4 hari berturut-turut.


Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

9 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

Azyumardi Azra disebut menyuburkan budaya akademik dan ilmiah di kalangan akademisi dan mahasiswa UNI Syarif Hidayatullah


Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

12 hari lalu

Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

Pakar menyebut kemungkinan orang dapat melepas masker di ruang terbuka, termasuk persentase vaksinasi booster bila sudah tinggi.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

14 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

24 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Kenaikan Harga BBM, Waketum MUI: Implementasi Ekonomi Pancasila, Bentuk Kemaslahatan

25 hari lalu

Kenaikan Harga BBM, Waketum MUI: Implementasi Ekonomi Pancasila, Bentuk Kemaslahatan

Waketum MUI menilai penyesuaian harga BBM bisa untuk kemaslahatan umat. Sebab, subsidi yang disiapkan akan menjadi jauh lebih tepat sasaran.


Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

27 hari lalu

Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Mahathir Mohamad dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan terinfeksi virus Corona.


Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

27 hari lalu

Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

Dialog lintas agama ini dilakukan Muhammadiyah dan Ashoka Indonesia karena dampak perubahan iklim dan bencana tidak memandang agama


Dokter FKUI Bicara Banyak Orang Rasakan Gejala Covid-19 tapi Abai

31 hari lalu

Dokter FKUI Bicara Banyak Orang Rasakan Gejala Covid-19 tapi Abai

Pemerintah didorong untuk menggencarkan kembali testing untuk mengimbangi perkembangan mutasi virus corona Covid-19 yang masih berbahaya.