Mata Kiri Novel Baswedan Memburuk Akibat Infeksi

Novel Baswedan menyapa awak media usai berlangsungnya rekonstruksi penyiraman air keras di kediamannya, Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020. Penyidik senior KPK ini mengatakan mata kirinya sudah tak bisa melihat secara permanen. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi mata kiri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan semakin memburuk akibat infeksi. Bila kondisi matanya semakin parah, opsi untuk mengangkat bola mata tersebut tak bisa dihindari.

"Kemarin masih diupayakan pakai obat tapi ternyata belum bisa sembuh juga, jadi mungkin kalau ketemu dokter lagi, mungkin yang terbaik apa nanti (akan dilakukan)," kata istri Novel, Rina Emilda saat dihubungi, Rabu, 11 Maret 2020.

Kondisi mata Novel memburuk sejak diperiksa selama 10 jam oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam kasus penyiraman air keras pada 6 Januari 2020. Keesokan hari setelah diperiksa, mata Novel mengalami pembengkakan karena infeksi. Dokter memvonis mata kiri Novel sudah tak bisa dipulihkan. Mata kirinya kini buta total. Bila terjadi infeksi lagi, maka mata kiri itu harus diangkat.

Emil berkata sejak itu infeksi di mata kiri Novel belum membaik. Dia mengatakan mata suaminya masih merah dan terdapat warna putih tanda infeksi. "Dia bilang enggak enak matanya, mengganjal itu kaya ada benjolan di dalam gitu, mungkin efek infeksi."

Emil berkata, rencananya esok akan kembali berobat ke Singapura. Hasil pemeriksaan, kata dia, akan menentukan tindakan yang akan diambil terhadap mata kiri Novel. "Tergantung hasilnya, kalau perlu tindakan mungkin tindakan langsung juga ya," kata dia.

Meski mengaku sudah ikhlas dengan kondisi mata suaminya akibat serangan air keras, Emil mengaku masih khawatir bila mata kiri akhirnya harus diangkat. "Soalnya seperti enggak selesai-selesai pengobatan, takutnya opsi yang dokteri bilang itu kan (diambil)," kata dia.

Rekan sejawat Novel di KPK, Yudi Purnomo mengatakan juga melihat ada tanda putih di mata Novel. "Tadi saya lihat kaya jamur putih gitu," kata dia. Meski kondisi matanya memburuk, Novel masih masuk kantor hari ini.

Direktur Eksekutif Amnesty International Usman Hamid, mengatakan Novel sempat menghubunginya untuk mencari tahu soal metode pengobatan mata di Amerika Serikat. Dia mengatakan Novel mencari pengobatan di Amerika untuk menyelamatkan kondisi mata sebelah kanan yang masih bisa berfungsi, meski tidak maksimal. "Saya sedang cari informasi dari teman Amnesty di Amerika," kata dia.






KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

10 jam lalu

KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

KPK telah meningkatkan kasus suap BPN Riau ke tahap penyidikan. Penyidik juga telah menyita uang sebesar Rp 1 miliar.


KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

12 jam lalu

KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

KPK melelang sejumlah aset milik mantan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.


KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

1 hari lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

1 hari lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

2 hari lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

2 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

2 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.