Tiga Kejanggalan Rekonstruksi Kasus Novel Baswedan

Suasana rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat, 7 Januari 2020. Pada akhir Desember 2019, polisi menangkap dua orang tersangka penyerang, yakni dua anggota Brigade Mobil, Ronny Bugis, dan Rahmat Kadir Mahulette. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian menggelar rekonstruksi perdana kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Novel Baswedan pada 7 Februari 2020 lalu. Dari rekonstruksi itu, sekitar 10 adegan direka ulang.

Namun, proses rekonstruksi itu dinilai janggal oleh sebagian pihak, termasuk Novel. Berikut beberapa kejanggalan yang Tempo himpun:

- Waktu rekonstruksi

Kepolisian melaksanakan rekonstruksi pada 7 Februari 2020 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Novel menyebut tak ada keharusan gelar rekonstruksi dilakukan di tempat dan waktu saat perkara terjadi.

"Iya saya sepakat (kejanggalan), memang kan mestinya dibikin lebih terang, tempatnya juga engga harus di sini, waktunya juga engga harus sama, dan lain-lain," kata Novel.

- Rekonstruksi dilakukan tertutup dan jurnalis tidak boleh meliput

Pengacara Novel Baswedan, Saor Siagian, menyayangkan sikap polisi yang menggelar rekonstruksi penyiraman air keras dilakukan secara tertutup. Ia menilai publik seharusnya diizinkan melihat rekonstruksi kasus Novel Baswedan ini dari dekat.

"Saya tidak paham apa yang ada di kepala polisi. Mestinya tidak ada alasan polisi tidak memberi akses kepada publik terlebih kepada jurnalis," kata Saor saat dihubungi Tempo, Jumat, 7 Februari 2020.

Dalam rekonstruksi tersebut, jurnalis tidak diperkenankan mendekat ke lokasi. Dilarang memotret, apalagi merekam. Jika nekat, maka Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) yang bersenjata laras panjang akan menghampiri dan menyuruh pewarta berjarak.

- Novel tak ikut rekonstruksi

Penyidik Senior KPK itu memilih tidak ikut rekonstruksi penyiraman air keras terhadap dirinya di kompleks perumahannya di Kelapa Gading, Jumat dinihari itu.

Rekonstruksi penyiraman Novel Baswedan itu berlangsung dari pukul 03.00 hingga 06.00. Novel mengatakan dia tidak ingin penglihatan mata kanannya memburuk karena lampu sorot yang digunakan saat reka adegan itu.

ANDITA RAHMA | M. JULNIS FIRMANSYAH | EKO WAHYUDI






KPK dan BCA Salah Blokir Rekening Penjual Burung, Novel Baswedan: Kurang Verifikasi Data

4 hari lalu

KPK dan BCA Salah Blokir Rekening Penjual Burung, Novel Baswedan: Kurang Verifikasi Data

Eks penyidik KPK Novel Baswedan mengatakan kasus salah blokir rekening penjual burung oleh KPK dan BCA karena kurang vefikasi data.


Polisi Selidiki Penyiraman diduga Air Keras Terhadap Siswa SMP di Tebet Saat Pulang Sekolah

6 hari lalu

Polisi Selidiki Penyiraman diduga Air Keras Terhadap Siswa SMP di Tebet Saat Pulang Sekolah

Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyiraman diduga air keras terhadap siswa SMP di Tebet saat pulang sekolah.


Pengendara Motor Disiram Air Keras di Tanjung Priok, Polisi Curigai Dua Orang

18 hari lalu

Pengendara Motor Disiram Air Keras di Tanjung Priok, Polisi Curigai Dua Orang

Seorang pengendara motor diduga disiram air keras saat sedang melintas di Tanjung Priok


Polri Musnahkan Besi Baja yang Tidak Sesuai SNI Senilai Rp 32 Miliar

19 hari lalu

Polri Musnahkan Besi Baja yang Tidak Sesuai SNI Senilai Rp 32 Miliar

Novel Baswedan menuturkan pemusnahan besi baja merupakan upaya pencegahan korupsi sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat selaku konsumen


Setahun Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri

27 hari lalu

Setahun Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri ini satuan tugas yang berada langsung di bawah Kapolri. Selain Novel Baswedan, siapa 43 eks pegawai KPK anggotanya?


Novel Baswedan Catat Tantangan Satgassus Pencegahan Korupsi Polri di 2023

27 hari lalu

Novel Baswedan Catat Tantangan Satgassus Pencegahan Korupsi Polri di 2023

Satuan Tugas Khusus atau Satgassus Pencegahan Korupsi Polri telah satu tahun. Ini tantangannya pada 2023.


5 Temuan Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Sepanjang 2022

31 hari lalu

5 Temuan Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Sepanjang 2022

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri menemukan 5 potensi korupsi dalam penelusurannya sepanjang 2022.


Tersangka KDRT Penyiram Air Keras ke Istri dan Anak Terancam 15 Tahun Penjara

32 hari lalu

Tersangka KDRT Penyiram Air Keras ke Istri dan Anak Terancam 15 Tahun Penjara

Tersangka KDRT itu diancam hukuman penjara 15 tahun setelah siram anak dan istrinya dengan air keras hingga tewas.


Suami Penyiram Air Keras ke Istri dan Anak hingga Tewas Ditangkap saat Jual Handphone

32 hari lalu

Suami Penyiram Air Keras ke Istri dan Anak hingga Tewas Ditangkap saat Jual Handphone

Pasma Royce mengatakan seorang suami yang menyiram air keras ke istri dan anak di Cengkareng sudah ditangkap.


Sederet Teror terhadap Pemimpin dan Pegawai KPK, Teranyar Menimpa Jaksa KPK di Yogyakarta

33 hari lalu

Sederet Teror terhadap Pemimpin dan Pegawai KPK, Teranyar Menimpa Jaksa KPK di Yogyakarta

Sejak dibentuk pada 2003, KPK tak henti-hentinya menerima teror. Terbaru dialami salah seorang jaksa KPK yang berdomisili di Yogyakarta.