Satu WNI Positif Corona Diisolasi Sejak di KRI Soeharso

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Landing Craft Utility (LCU) KRI dr Soeharso mengangkut WNI ABK Diamond Princess untuk diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 68 WNI ABK Diamond Princess akan menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil, sementara satu orang masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Landing Craft Utility (LCU) KRI dr Soeharso mengangkut WNI ABK Diamond Princess untuk diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 68 WNI ABK Diamond Princess akan menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil, sementara satu orang masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta -Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan pasien kasus 06 positif Corona sejak jauh hari telah diisolasi.

    Pasien yang merupakan bagian dari ABK Diamond Princess itu telah diisolasi saat evakuasi berlangsung. "Sepanjang mereka berada di KRI Suharso, yang bersangkutan ini sudah kita isolasi," kata Yurianto di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 9 Maret 2020.

    Yurianto menuturkan sejak awal dievakuasi, pasien 06 memang dirasakan sedikit berbeda. Meski hasil tes polymerase chain reaction (PCR) negatif, pemerintah tetap meragukan hasil tes tersebut.

    Alhasil, sejak di KRI Suharso, ia dipisahkan dan diisolasi dari WNI lain. "Yang bersangkutan ini kita ragukan negtifnya. Negatif enggak jelas gitu. OKI langsung kita lakukan isolasi," kata Yurianto.

    Untuk memastikan kondisi dia, tes lanjutan berupa genome sequencing dilakukan. Tes ini menghabiskan waktu 3 hari untuk mengetahui hasilnya. Dari hasil tes inilah kemudian diketahui ia telah positif terjangkit Corona.

    Yurianto juga mengatakan meski salah satu terjangkit, namun 68 WNI lain yang dievakuasi dari kapal itu ada dalam keadaan baik. Selain tes PCR, mereka juga menjalani genome sequencing. Dan hasilnya adalah negatif. Hingga saat ini, Yurianto mengatakan mereka dalam kondisi sehat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara