Rudyatmo Tegaskan PDIP Solo Dukung Achmad Purnomo, Bukan Gibran

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo membunyikan gong tanda pergantian tahun pada perayaan malam tahun baru di Car Free Night jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, 1 Januari 2018. Pemerintah Kota Solo melarang warga untuk menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun baru 2018. ANTARA FOTO

    Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo membunyikan gong tanda pergantian tahun pada perayaan malam tahun baru di Car Free Night jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, 1 Januari 2018. Pemerintah Kota Solo melarang warga untuk menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun baru 2018. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Surakarta - Dewan Pimpinan Cabang atau DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surakarta menyebutkan tetap solid mendukung pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon Pemilihan Kepala Daerah 2020.

    Ketua DPC PDIP Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan pasangan Achmad Purnomo dan Teguh (Puguh) merupakan bakal calon sah yang diusung oleh PDIP Surakarta.

    "Saya yakin pasangan bakal pasangan calon Puguh dapat memenangi Pilkada Surakarta," ujar Rudyatmo di sela acara "Apel Satgas PDIP Surakarta" yang digelar di kawasan parkir Vastenburg Solo, Ahad, 8 Maret 2020.

    Rudyatmo yang juga menjabat Wali Kota Surakarta menegaskan dirinya sudah menyampaikan agar kader PDIP Surakarta tidak takut untuk mendukung bakal pasangan calon Achmad Purnomo-Teguh Prakosa di Pilkada 2020 tanggal 23 September 2020.

    Rudyatmo mengatakan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa merupakan pasangan yang diusung oleh DPC PDIP Surakarta dalam Pilkada 2020 di Solo. DPC PDIP hanya mengajukan satu pasangan ke DPD yang dilanjutkan DPP PDIP.

    Sementara itu, anak Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, maju melalui jalur DPD PDIP Jawa Tengah.

    Menurut Rudyatmo, semua Satgas dan pengurus partai di Surakarta, tak perlu khawatir. Ia yakin pasangan Achmad Purnomo dan Teguh akan mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. 

    Kendati demikian, dia meminta agar kader patuh dengan ketentuan partai. "Artinya, tegak lurus mengikuti apapun keputusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tetap harus diutamakan," kata Rudyatmo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara