Ada Suspect Corona, Risma Tolak Penumpang Kapal Viking Sun Turun

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ikut  memadamkan kebakaran di Pertokoan Elektronik UFO Jalan Kertajaya, 28 Desember 2019. Foto : Istimewa

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ikut memadamkan kebakaran di Pertokoan Elektronik UFO Jalan Kertajaya, 28 Desember 2019. Foto : Istimewa

    TEMPO.CO, Solo -Sebuah kapal pesiar bernama Viking Sun akan berlabuh di Surabaya usai melakukan perjalanan dari Labuan Bajo. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memgambil sikap melarang penumpangnya untuk turun lantaran ada dua penumpang yang menjadi suspect virus Corona.

    "Jadi ada dua penumpang yang diperkirakan menderita (Corona)," kata Risma di Solo, Rabu, 4 Maret 2020.

    Berdasarkan hasil konsultasi dengan beberapa pihak, termasuk Rumah Sakit Universitas Airlangga, Risma memilih untuk menolak penumpang kapal itu turun di Surabaya.

    Risma menjelaskan bahwa sebelumnya dia telah meminta agar semua penumpang menjalani pemeriksaan sebelum bersandar di Surabaya. "Pemeriksaannya (selesai) tadi," kata dia.

    Hasilnya, ada dua penumpang yang diduga terpapar virus Corona. Penumpang kapal itu diketahui berasal dari sejumlah negara.

    Ia pun menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut dengan membuat surat penolakan yang ditujukan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Surat itu dikirim saat Risma masih berada di Solo. "Tanda tangannya elektronik," kata Risma.

    Saat ini, kata Risma, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kantor Kesehatan Pelabuhan. "Kalau (penumpang) masih di dalam kapal itu urusannya KKP," ujarnya. Pemerintah Kota Surabaya memiliki tanggung jawab jika penumpangnya turun dari kapal pesiar tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.