Tim Penjemput WNI di Diamond Princess Sudah Tiba di Jepang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang negtif virus corona menggunakan masker saat meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Sejumlah penumpang negtif virus corona menggunakan masker saat meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan menyebut pesawat Garuda Indonesia Airbus 330 yang bertugas menjemput WNI di Kapal Diamond Princess telah mendarat di Bandara Haneda, Jepang.

    "Sekarang kru pesawat sedang beristirahat karena mereka akan melakukan penerbangan panjang," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto melalui sambungan telepon kepada Antara di Jakarta, Sabtu, 29 Februari 2020.

    Ia mengatakan kru pesawat tersebut akan beristirahat setidaknya selama 24 jam agar bugar dan bisa kembali ke Indonesia. Selain itu, Yuri juga mengatakan bahan bakar pesawat sudah diisi kembali.

    Sementara itu, tim kesehatan dijadwalkan akan segera menuju kapal tempat WNI yang menjadi kru kapal tersebut diobservasi. "Tim kesehatan akan menuju ke kapal. Sampai di kapal, para kru yang WNI akan diperiksa lagi satu-satu. Yang sedang sakit pasti tidak boleh ikut," katanya.

    Ketentuan tersebut, kata dia, berlaku bagi para WNI yang berada di kapal. Sementara bagi WNI yang saat ini dinyatakan positif dan dirawat di rumah sakit tidak akan diikutsertakan dalam rencana pemulangan.

    Kementerian Kesehatan berharap 68 WNI di kapal tersebut dapat diberangkatkan pada Ahad, 1 Maret 2020 pukul 18.00 waktu setempat. Sehingga diperkirakan tiba di Indonesia pada 23.30 WIB.

    Kementerian Kesehatan menyiapkan dua alternatif lokasi pendaratan awal sebelum dibawa ke Pulau Sebaru untuk menjalani masa observasi. Kedua lokasi pendaratan itu adalah Bandara Halim Perdanakusuma, di Jakarta Timur atau di Bandar Udara Kertajati di Jawa Barat. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.