KJRI Jeddah: Tak Ada Jemaah Umrah Indonesia Telantar di Saudi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi, menyatakan tak ada jemaah umrah asal Indonesia yang telantar di bandara-bandara Arab Saudi. 

    Pemerintah Arab Saudi telah melarang sementara jemaah umrah yang datang dari luar negeri mulai hari ini. Larangan dibuat untuk mencegah penyebaran virus Corona.

    Konsul Jenderal Jeddah Eko Hartono mengatakan belum ada pesawat asal Indonesia yang mendarat di bandara Saudi pada pagi ini, Kamis, 27 Februari 2020.

    "Kalau telantar enggak saya kira. Dari Pemerintah Saudi keputusannya bahwa untuk kedatangan masih boleh, jadi bukan telantar," kata Eko Hartono saat dihubungi Tempo hari ini.

    Menurut Eko, pesawat pertama asal Indonesia baru akan mendarat pada Kamis siang, sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Sedangkan ketika Tempo menghubunginya di Arab Saudi baru pukul 07.30.

    "Mereka masih di udara sekarang, enam jam lagi baru mendarat."

    Eko mengungkapkan Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan akan langsung memulangkan penumpang pesawat asal negara yang telah terpapar virus Corona.

    Pemulangan bakal dilakukan dengan pesawat yang sama dengan ketika datang.

    Bagi pendatang asal Indonesia, dia melanjutkan, Arab Saudi urung memberikan keputusan resmi pemulangan langsung.

    Menurut Pemerintah Arab Saudi, Indonesia adalah negara yang belum terpapar Corona meski memiliki resiko terkena Corona.

    "Setengah jam lagi katanya keputusan akan dibuat, (tentang) bagaimana (dengan) pendatang dari) negara yang belum terpapar, tapi memiliki resiko," ujar Eko.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.