Kata Jokowi soal Arab Saudi Stop Umrah Sementara

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberikan pengarahan seusai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020. Presiden menyerahkan 41 SK Perhutanan Sosial untuk 20.890 kepala keluarga di Provinsi Riau. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberikan pengarahan seusai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020. Presiden menyerahkan 41 SK Perhutanan Sosial untuk 20.890 kepala keluarga di Provinsi Riau. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menangggapi kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi yakni menghentikan sementara kegiatan umrah dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia.

    Jokowi menghargai keputusan tersebut. Menurut dia, itu langkah antisipasi menyebarnya virus Corona. Pengajuan visa ke Arab Saudi mulai hari ini juga sudah dihentikan.

    "Ini kan tidak hanya untuk indonesia tapi untuk semua negara karena mereka ingin memproteksi, melindungi warga negaranya dari virus corona. Kita sangat menghargai itu," ujar Jokowi seusai acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 di Ritz-Carlton Pasifik Place, Jakarta, hari ini, Kamis, 27 Februari 2020.

    Jokowi menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan informasi ihwal pelarangan umrah sementara ke Saudi kemarin, Rabu, 26 Februari 2020.

    "Kami menghargai, menghormati, karena apapun yang namanya kesehatan itu dinomorsatukan oleh pemerintah Arab Saudi. Kita sangat menghargai."

    Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerin Agama pun sudah mengerahkan jajarannya untuk menuju bandara guna mengantisipasi jika banyak jemaah umrah yang ditahan di sana.

    "Kami juga meminta para pengelola biro perjalanan umrah untuk proaktif mengelola informasi kepada para jemaahnya," kata Staf Khusus Menteri Agama Ubaidilah Amin lewat keterangan tertulis hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara