Pulau Tempat Karantina Virus Corona Disebut Milik Artha Graha

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal pesiar World Dream. REUTERS/Jessie Pang

    Kapal pesiar World Dream. REUTERS/Jessie Pang

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menjadikan Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, sebagai tempat observasi WNI Anak Buah Kapal World Dream yang terdampak penyebaran virus corona (Covid-19). Dalam apel Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) untuk operasi bantuan kemanusiaan di Natuna dan Pulau Sebaru, di Markas Komando Lintas Laut Militer, Jakarta, Artha Graha melalui Artha Graha Peduli turut mengirim personel untuk membantu observasi.

    "Perlu dijelaskan. Bahwa program observasi ini kan kegiatan multi sektor. Satu pengamanan. Pengamanan dilakukan pihak TNI-Polri. Kedua adalah akomodasi dan logistik, ini dilakukan oleh multisektor juga. Ada swasta juga bahkan. Ada BNPB, TNI, ada Artha Graha yang punya pulau. Terakhir adalah public health and case management. Nah ini menjadi ranahnya Kemenkes," kata Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Budi Sylvana di Markas Komando Lintas Laut Militer, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan Pulau Sebaru Kecil pernah menjadi tempat rehabilitasi narkoba. "Dulunya, pulau ini adalah tempat rehabilitasi narkoba. Fasilitasnya lengkap, ada AC-nya juga, sama seperti waktu observasi di Natuna, Kepulauan Riau. Dan kita akan pastikan mereka nyaman selama observasi," katanya Senin kemarin.

    Merujuk artikel tahun 2014 yang diakses di laman Arthagrahapeduli.org, diketahui Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Tomy Winata telah mendirikan panti rehabilitasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. Namanya Sebaru Beach Recovery Resort.

    Pulau ini semula tidak berpenghuni. BNN dan Yayasan Nusantara Astriprima berkerja sama mendirikan pusat rehabilitasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.