Ogah Tanggapi Pencopotan Dirjen Imigrasi, Jokowi: Tanya ke Menkum

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau Terowongan Nanjung sebelum meresmikannya, yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 29 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    Presiden Joko Widodo meninjau Terowongan Nanjung sebelum meresmikannya, yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 29 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Bandung - Presiden Joko Widodo enggan menanggapi pencopotan Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie dari jabatannya. Ronny dicopot oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, kemarin Selasa, 28 Januari 2020.

    "Tanyakan ke Menteri Hukum dan HAM," kata Jokowi singkat, di Cimahi, Jawa Barat, Rabu, 29 Januari 2020. Pencopotan Ronny tak terlepas dari kasus Harun Masiku, tersangka suap komisioner KPU Wahyu Setiawan

    Yasonna sebelumnya menyebut tindakan tegas terhadap Ronny Franky Sompie itu untuk menghindari terjadinya konflik kepentingan ketika tim independen pencari fakta yang dibentuknya mulai bekerja. Tim tersebut akan menelusuri kepulangan Harun Masiku ke Indonesia pada 7 Januari 2020 yang terlambat diketahui oleh Imigrasi.

    Pembentukan tim ini didasari karena Yasonna menyebut ada kejanggalan dari keterangan Imigrasi. "Ada yang janggal, makanya saya bilang ini harus ada tim," ujarnya pada Selasa lalu, 28 Januari 2020.

    Dia mengakui sempat terjadi perubahan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (Simkim) dari Simkim 1 ke Simkim 2 sehingga ada gangguan sistem di bandara. Inspektur Jenderal Kemenkumham Jhoni Ginting, telah ditunjuk oleh Yasonna sebagai Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.