Polisi Tembak Mati Anggota Kelompok Bersenjata di Papua

Petugas kepolisian menyita sejumlah barang ketika membongkar Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Timika, Papua, Senin, 14 Oktober 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Papua menembak mati NM, 35 tahun yang diduga anggota kelompok bersenjata di Kabupaten Nabire, Papua pada Senin, 20 Januari lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal mengatakan NM diduga menjabat sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mepagoo Kodap 29. "Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya," kata dia melalui keterangan tertulis pada Kamis, 23 Januari 2020.

Berdasarkan hasil investigasi, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata dan amunisi untuk kebutuhan kelompok bersenjata di wilayah Intan Jaya.

Kamal mengatakan, kejadian penembakan itu berawal saat Polri dan TNI tengah menuju Kampung Nifasi, Kabupaten Nabire untuk mengecek lokasi yang dijadikan tempat transaksi jual beli senjata. Lalu, tim gabungan melihat NM dan rekannnya menuju ke arah Kota Nabire dengan mengendarai mobil.

"Tim pun mengikuti mobil pelaku dan langsung meringkus dengan cara menghadang," kata Kamal.

NM dan rekannya itu kemudian mencoba kabur. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke atas sebanyak dua kali namun tak dihiraukan kedua pelaku.

Rekan NM berhasil kabur ke arah bukit. Sementara NM yang akan bersembunyi di semak-semak ditembak petugas di bagian pinggang. "Pelaku atas nama NM meninggal karena luka tembak," kata Kamal.

Dari NM, polisi menyita senjata api panjang rakitan, ponsel, dua buah amunisi 5,56 milimeter, KTP, buku tabungan, buku catatan dan uang Rp 500 ribu. Sementara untuk jenazah anggota kelompok bersenjata NM, kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Nabire.






TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

1 hari lalu

TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

TPNPB menyatakan pembakaran kantor Distrik Paniai Utara sebagai awal perang terhadap pemerintah Indonesia.


Kemendagri Mutakhirkan Database tentang Tiga Provinsi Baru di Papua

2 hari lalu

Kemendagri Mutakhirkan Database tentang Tiga Provinsi Baru di Papua

Kemendagri telah melakukan langkah-langkah strategis, terukur, dan terinci dalam mempercepat terlaksananya pemerintahan tiga provinsi baru di Papua.


Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

2 hari lalu

Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

Kapolri mengatakan penyiapan personel untuk membantu KPK menangkap Lukas Enembe itu adalah upaya Polri mendukung pemberantasan korupsi.


Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

3 hari lalu

Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

Komnas HAM meminta TNI mengevaluasi keberadaan Brigif Raider 20 di Timika, Papua. Permintaan ini merupakan yang pertama dari Komnas untuk TNI.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

3 hari lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

3 hari lalu

Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe harus kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.


Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

6 hari lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

6 hari lalu

Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

Kuasa hukum Lukas Enembe merasa PPATK tengah membunuh karakter Gubernur Papua itu dengan mengungkap soal setoran ke kasino.


Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

6 hari lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

7 hari lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.