Demokrat Ingin Pansus Jiwasraya, Desmond: Memang SBY Berkuasa?

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan hasil sitaan dari tersangka korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang terparkir di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Januari 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kendaraan hasil sitaan dari tersangka korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang terparkir di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Januari 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III atau Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Desmond J. Mahesa mempertanyakan langkah Demokrat yang terus mendesak agar DPR membentuk panitia khusus (pansus) Jiwasraya.

    Demond menolak jika pembentukan pansus itu berdasarkan ketidaksukaan SBY yang merasa dikaitkan dengan kasus Jiwasraya. "Memangnya SBY yang berkuasa? SBY mau happy terus ya negara ini milik dia. Kalau semua dipenuhi selera SBY, ya rusak negara ini," kata Desmond di DPR pada Senin, 20 Januari 2020.

    Presiden Jokowi dalam sejumlah kesempatan mengatakan kasus Jiwasraya sudah terjadi sejak 2006--masa ketika Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono masih menjabat. Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan menyebut SBY mempertanyakan mengapa kasus itu ditarik ke belakang. "Beliau tidak happy. Kok bisa kembali SBY disalahkan?" kata Ossy pada Ahad, 19 Januari 2020.

    Desmond menyarankan SBY menggugat Jokowi saja jika tak suka dikaitkan dengan perkara Jiwasraya semasa dia menjabat presiden.

    "Urusan dia dengan Jokowi kok, bukan dengan kami di DPR dari Gerindra. Kalau dia tidak suka, bilang saja pencemaran nama baik, gugat saja Pak Jokowi, bukan masuk ke wilayah politik di DPR," kata Desmond.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.