Alasan Hakim Mengapa Tak Cabut Hak Dipilih Romahurmuziy PPP

Reporter

Terdakwa mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy berdiskusi dengan kuasa hukumnya saat mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 6 Januari 2020. Menurut jaksa penutut umum KPK, Romi terbukti melakukan perbuatan tindak pidana korupsi kasus suap terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama di pusat dan di daerah. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tak mengabulkan tuntutan Jaksa KPK soal pencabutan hak dipilih dalam pemilu untuk Muhammad Romahurmuziy, terdakwa perkara korupsi yang juga bekas Ketua Umum PPP.

Majelis Hakim berpendapat soal pencabutan hak pilih untuk terpidana perkara korupsi sudah diputus oleh Mahkamah Konstitusi.

“Sehingga tidak perlu lagi (Majelis Hakim) menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik dalam perkara ini,” tutur Hakim Fazhal Henri membacakan putusan pada Senin, 20 Januari 2020.

Mahkamah Konstitusi telah mengeluarkan putusan Nomor 56 PUU-XVII/2019 tanggal 11 Desember 2019, yakni mantan terpidana korupsi tidak dapat dipilih dalam jangka waktu lima tahun, dihitung sejak habis masa pidana.

Fazhal mengatakan Majelis Hakim sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi. Mereka sepakat penghapusan hak dipilih sementara waktu untuk melindungi publik dari kemungkinan terpilih kembalinya seseorang yang berperilaku koruptif.

“Anggota MPR, DPR, DPRD, dan DPD selayaknya tidak berperilaku koruptif."

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut bekas Ketua Umum PPP Romahurmuziy 4 tahun penjara dan denda Rp 250 juta, serta pencabutan hak dipilih. Majelis Hakim akhirnya memvonis Rommy, sapaan Romahurmuziy, 2  tahun penjara dan denda Rp 100 juta.






Targetkan Perolehan Suara PPP Sama dengan Pemilu 2014, Mardiono Genjot Konsolidasi hingga Cabang

55 menit lalu

Targetkan Perolehan Suara PPP Sama dengan Pemilu 2014, Mardiono Genjot Konsolidasi hingga Cabang

Muhammad Mardiono menargetkan elektabilitas PPP terus naik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.


Anies Baswedan Puji Pendukung dan Pemilih PPP Rasional, Tak Sejalan Dia Cari yang Lain

1 jam lalu

Anies Baswedan Puji Pendukung dan Pemilih PPP Rasional, Tak Sejalan Dia Cari yang Lain

Anies Baswedan menyatakan pendukung dan pemilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah rasional.


Hadiri Mukercab PPP, Anies Baswedan Akan Bahas Capres 2024 Usai Lengser

6 jam lalu

Hadiri Mukercab PPP, Anies Baswedan Akan Bahas Capres 2024 Usai Lengser

Hasil musyawarah kerja cabang kesatu DPC PPP Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024.


Anies Baswedan Diundang di Mukercab PPP DKI, Mardiono Bantah soal Pilpres 2024

13 jam lalu

Anies Baswedan Diundang di Mukercab PPP DKI, Mardiono Bantah soal Pilpres 2024

DPW PPP DKI mengundang Anies Baswedan untuk hadir di acara Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab)


PPP Diprediksi Sulit Bersaing di Pemilu, Putra Haji Lulung: Jadi Cambuk

15 jam lalu

PPP Diprediksi Sulit Bersaing di Pemilu, Putra Haji Lulung: Jadi Cambuk

Ketua DPW PPP DKI Jakarta Guruh Tirta Lunggana tak menampik banyak hasil survei yang menyebut partainya akan kesulitan di Pemilu 2024


DPR Terima Capim KPK Pengganti Lili Pintauli Siregar, PPP Usulkan Fit and Proper Test Ulang

4 hari lalu

DPR Terima Capim KPK Pengganti Lili Pintauli Siregar, PPP Usulkan Fit and Proper Test Ulang

PPP menilai perlu dilakukan fit and proper test ulang terhadap 2 calon pengganti Lili Pintauli Siregar untuk mengetahui apakah mereka masih layak.


Hadapi Pemilu 2024, Mardiono: Kader PPP Harus Bersatu

6 hari lalu

Hadapi Pemilu 2024, Mardiono: Kader PPP Harus Bersatu

Pelaksana tugas Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mengingatkan pelaksanaan Pemilu 2024 tinggal 500 hari lagi, sehingga para kader harus bersatu.


Bertemu Para Kiai, Mardiono: Perubahan Kepemimpinan PPP Sudah On The Track

10 hari lalu

Bertemu Para Kiai, Mardiono: Perubahan Kepemimpinan PPP Sudah On The Track

Muhammad Mardiono yang berkunjung ke Pesantren Khas Kempek Cirebon, Jawa Barat menerangkan soal pertemuannya dengan Suharso Monoarfa.


Muhammad Mardiono Punya 11 Koleksi Mobil dan 5 Sepeda Motor

11 hari lalu

Muhammad Mardiono Punya 11 Koleksi Mobil dan 5 Sepeda Motor

Berikut koleksi mobil dan sepeda motor Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono:


Lihat Koleksi Mobil Suharso Monoarfa, Ada Alphard Hingga Jaguar

11 hari lalu

Lihat Koleksi Mobil Suharso Monoarfa, Ada Alphard Hingga Jaguar

Suharso Monoarfa tengah menjadi sorotan publik setelah beberapa waktu lalu diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP.