Soal Keberadaan Harun Masiku di Gowa, Polisi: Kami Hanya Memantau

Harun Masiku. facebook.com

TEMPO.CO, Makassar - Kepolisian Sektor Bajeng Kabupaten Gowa mengaku pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap Harun Masiku, tersangka kasus dugaan suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Polisi mendapat informasi jika Harun berada di rumahnya di Perumahan Bajeng Permai Blok J Nomor 7 Bajeng.

“Kami hanya memantau saja, tak berani apa-apa. Belum ada permintaan juga dari KPK sendiri,” kata Kepala Kepolisian Sektor Bajeng, Inspektur Satu Dimas Sunardi kepada Tempo, Ahad, 19 Januari 2020.

Saat ditanya apakah polisi pernah menyambangi rumah Harun, dia enggan menjelaskannya secara rinci. “Belum ada juga perintah dari Kapolri, pokoknya memantau sajalah,” kata Dimas singkat.

Sementara Kepala Lingkungan setempat, Sitakka mengatakan pernah ada aparat kepolisian yang datang ke perumahan pada Selasa, 14 Januari lalu. Namun mereka tak menemukan Harun. “Saya tidak tahu Harun Masiku karena tak pernah lihat orangnya,” ujarnya.

Sitakka mengakui bahwa dirinya belum pernah menyambangi rumah di Blok J Nomor 7. Alasannya, rumah tersebut selalu tertutup sehingga ia tidak mengetahui pasti penghuni di dalamnya. “Saya biasa ada di depan rumahnya saja,” kata dia.

Sumber Tempo sebelumnya mengungkapkan rumah Harun memang selalu terlihat sepi. Apalagi semenjak diketahui jika ada polisi yang pernah datang mencari Harun di kompleks itu. Padahal di dalam rumah itu disebut ramai, ada istrinya Hildawati Jamrin, mertua Harun dan tiga saudara Hilda.

Terakhir, Harun diketahui masih berada di Perumahan Bajeng pada Rabu, 15 Januari lalu. Meski rumah subsidi tipe 36, namun rumah itu dilengkapi kamera pemantau (CCTV).

Sebelum terlibat suap, Harun Masiku sekeluarga sempat liburan ke Kete Kesu, Kabupaten Tana Toraja pada 22 Desember 2019. Selanjutnya kembali ke Makassar pada 27 Desember dan Tahun Baru di salah satu hotel di Jalan Boulevard, Kota Makassar. Pada tanggal 5 Januari 2020, dia pun kembali ke Jakarta. “Memang sering ke Singapura sama istrinya karena kan dua-duanya punya paspor,” ujar warga Perumahan Bajeng itu.






Peran Junket di Balik Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Lewat Kasino

57 detik lalu

Peran Junket di Balik Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Lewat Kasino

PPATK menduga Lukas Enembe tidak bermain judi hanya sebagai hobi namun upaya pencucian uang


Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

1 jam lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


KPK Kembali Panggil Lukas Enembe Hari Ini

2 jam lalu

KPK Kembali Panggil Lukas Enembe Hari Ini

Hari ini KPK memanggil Gubernur Papua Lukas Enembe untuk dilakukan pemeriksaan dalam kasus gratifikasi senilai Rp 1 miliar.


Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

14 jam lalu

Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

Hakim Agung Dimyati ditetapkan sebagai tersangka bersama 9 orang lainnya dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara KSP Intidana.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

16 jam lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

17 jam lalu

Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bakal menjerat siapa pun yang melakukan korupsi program kesejahteraan petani jika memiliki kecukupan alat bukti.


4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

19 jam lalu

4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

Sebelum Sudrajad Dimyati, Mahkamah Agung pernah juga tercoreng oleh kasus-kasus suap lainnya yang ditangani KPK.


Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

20 jam lalu

Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menjelaskan Dana Otsus Papua yang sebelumnya disinggung oleh Mahfud MD.


MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

21 jam lalu

MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

PPATK menemukan dugaan aliran dana jumbo dari Lukas Enembe ke kasino-kasino judi di luar negeri.


MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

22 jam lalu

MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

Menurut MAKI, perjalanan yang kerap dilakukan Lukas Enembe itu menunjukkan bahwa Lukas seharusnya bisa memenuhi panggilan KPK pada Senin besok.