Soal Pengelolaan Asabri, Arya Sinulingga: Prabowo yang Tentukan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arya Sinulingga. ANTARA/Ismar Patrizki

    Arya Sinulingga. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berperan besar dalam menentukan kemungkinan kalangan profesional non-TNI ikut mengelola PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri.

    "Nanti dibahas pemegang saham dan menteri terkait, Pak Prabowo punya pengaruh besar untuk menentukan. Jadi tergantung pertimbangan Pak Prabowo juga," ujar Arya di bilangan Menteng, Jakarta pada Ahad, 19 Januari 2020.

    Usul Asabri dikelola kalangan profesional non-TNI dilontarkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat mengomentari kasus dugaan korupsi dan saham gorengan yang terjadi di tubuh perseroan.

    "Asabri ini mesti ditaruh orang-orang profesional untuk mengelolanya. Tidak boleh hanya karena Asabri, maka Abri atau TNI (yang mengelola). Mungkin akan dimasukkan orang-orang profesional dan ini sedang sedang ditimbang," ujar Luhut saat menghadiri acara bincang-bincang dengan wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Januari 2020.

    Menurut Luhut, Asabri harus dikelola oleh orang yang benar-benar memiliki kemampuan soal keuangan dan saham. Hal ini penting karena ia khawatir kejadian rasuah dan saham lapis kedua kembali berulang di masa mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.