Pertamina-PLN Gandeng Lemdikpol, Bentuk Karakter Karyawan BUMN

Lemdikpol menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Pertamina dan PT PLN dalam rangka pelaksanaan pendidikan dan latihan bagi karyawan kedua BUMN tersebut.

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdikpol) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Pertamina dan PT PLN dalam rangka pelaksanaan pendidikan dan latihan bagi karyawan kedua BUMN tersebut. 

Penandatangan kerja sama ini dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Aried Sulistyanto, Vice President PCU PT Pertamina A.M Unggul Putranto, dan Direktur Human Capital Management Muhammad Ali.

"Pelatihan dengan PT Pertamina dititikberatkan pada pelaksanaan diklat investigasi bagi pekerja PT Pertamina, sedangkan pelatihan untuk karyawan PT PLN sasarannya adalah pembinaan fisik dan pembentukan karakter kebangsaan bagi calon pegawai PT PLN," kata Arief melalui keterangan tertulis, Kamis, 9 Januari 2020.

Arief mengatakan kerja sama ini penting untuk membangun sumber daya manusia sebagai aset organisasi. Pendidikan karakter kebangsaan dan integritas menjadi landasan dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi. 

“Polri memiliki tanggung jawab untuk bersinergi dengan instansi pemerintah maupun BUMN, untuk membangun SDM yang unggul agar bisa bekerja dengan baik untuk memajukan negara,” kata Arief.

Apalagi, PLN dan Pertamina, kata Arief, merupakan BUMN yang mempunyai tanggung jawab untuk memenuhi hajat hidup orang banyak. Sehingga Polri harus mendukung agar bisa menjalankan misinya dengan baik.

“Mudah-mudahan kami semuanya juga bisa menjadi juru penerang dan mudah-mudahan hari ini merupakan awal pembangunan sumber daya manusia di masing-masing instansi kami," ucap Arief.






Jokowi Minta Hasil Panen Petani diserap BUMN, Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun

2 jam lalu

Jokowi Minta Hasil Panen Petani diserap BUMN, Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun

Zulkifli Hasan bercerita Presiden Jokowi telah berencana menyerap seluruh hasil panen petani melalui Badan Usaha Milik Negara.


Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

8 jam lalu

Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

Kelebihan pasokan listrik dan impor LNG yang dilakukan Indonesia kemungkinan menjadi alasan dibalik kurangnya efisiensi kompor gas di Indonesia.


Erick Thohir Ingin Para Profesional dan Praktisi Level Global Kelola Pasar Ekonomi Syariah RI

1 hari lalu

Erick Thohir Ingin Para Profesional dan Praktisi Level Global Kelola Pasar Ekonomi Syariah RI

Erick Thohir mengungkapkan sejumlah faktor yang membuat Indonesia masih memiliki peluang memajukan ekonomi syariah


Pengusaha Blak-blakan soal Oversupply Kapal Penyeberangan, Trayek Dikuasai BUMN?

1 hari lalu

Pengusaha Blak-blakan soal Oversupply Kapal Penyeberangan, Trayek Dikuasai BUMN?

Porsi jumbo BUMN dan BUMD untuk menguasai trayek perintis disebut terjadi karena pengadaan kapal banyak menggunakan APBN dan APBD.


Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

1 hari lalu

Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

Perbincangan soal Pertalite lebih boros ketimbang Pertamax ramai di media sosial. Sejumlah pakar menyoroti isu ini.


Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

1 hari lalu

Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

Pertamina mengklaim kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak berubah.


Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

2 hari lalu

Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

ESDM menyebut perlu ada tambahan daya bagi listrk 450 watt agar bisa mengakses kompor listrik induksi.


Kompor Listrik Diklaim 40 Persen Lebih Murah dari LPG, Energy Watch: Tak Sebesar Itu

2 hari lalu

Kompor Listrik Diklaim 40 Persen Lebih Murah dari LPG, Energy Watch: Tak Sebesar Itu

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan penggunaan kompor listrik jauh lebih murah dibandingkan dengan gas LPG.


Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

2 hari lalu

Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

Yustinus Prastowo turut mengomentari ramainya pembicaraan ihwal gunting pita antara politikus Partai Demokrat dengan politikus PDI Perjuangan.


Semester I 2022, PGN Raup Laba Bersih Rp 3,45 triliun

3 hari lalu

Semester I 2022, PGN Raup Laba Bersih Rp 3,45 triliun

PGN mencatatkan laba bersih sebesar US$ 238,6 juta atau setara dengan Rp 3,45 triliun pada semester I tahun 2022.