Komisioner KPU yang Kena OTT KPK Ditangkap Saat akan Ke Belitung

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU Arief Budiman melakukan simulasi pengisian formulir hasil penghitungan suara di tingkat TPS di KPU Pusat , Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua KPU Arief Budiman melakukan simulasi pengisian formulir hasil penghitungan suara di tingkat TPS di KPU Pusat , Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan koleganya, Wahyu Setiawan, akan pergi ke Bangka Belitung, ketika kabar penangkapannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyeruak.

    Menurut Arief, Wahyu hendak mendatangi acara sosialisasi terkait Pilkada 2020 di Bangka Belitung. "Beliau ada tugas di Belitung, terkait rangkaian Pilkada," kata Arief di kantornya, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.

    Menurut Arief, Wahyu berangkat ke Belitung memakai pesawat dengan penerbangan siang hari. Menurut informasi yang dia peroleh, Wahyu masih terlihat saat hendak menaiki pesawat.

    Namun, sejumlah staf humas KPU yang ikut rombongan tak melihat Wahyu ketika pesawat sudah mendarat di Belitung. "Masuk pesawat bareng dan saat keluar tidak ada," kata dia.

    Arief berkata masih bisa berkomunikasi dengan Wahyu hingga siang hari. Namun, pada sore hari, ketika kabar OTT KPK menyeruak, Wahyu sudah tak bisa dihubungi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.