Mahfud MD Dapat Kalimat Puitis dari Pimpinan KPK

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. seusai menerima lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di kantornya, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Putri.

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. seusai menerima lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di kantornya, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menerima kunjungan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di kantornya pada Selasa siang, 7 Januari 2020. Seusai pertemuan, Mahfud mengaku mendengar dua larik kalimat puitis dari pimpinan KPK.

    "Saya mencatat dua kalimat yang sangat puitis tadi dari KPK," kata Mahfud di kantornya, Selasa, 7 Januari 2020.

    Dua kalimat puitis itu, kata Mahfud adalah: "Kami akan bekerja keras berperang melawan korupsi. Kami akan berbuat yang terbaik meskipun mungkin tidak ada orang yang menganggap kami baik".

    "Jadi beliau tidak peduli, yang penting bekerja," kata Mahfud.

    Mahfud mengatakan pertemuan itu dalam rangka silaturahmi dan membicarakan masalah-masalah terkait pemberantasan korupsi. Dia berujar, Kemenkopolhukam siap memperkuat Kejaksaan Agung dan Kepolisian Republik Indonesia dalam pemberantasan korupsi.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga menyinggung ihwal persentuhan tugas Kemenkopolhukam dan KPK dalam mengawal tujuan negara. Salah satu caranya dengan memastikan kesuksesan proyek-proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    "Oleh sebab itu siapa pun yang main-main dengan proyek APBN, keuangan negara, dan korupsi akan diperangi secara sungguh-sungguh. Siapapun akan disikat habis," ujar Mahfud.

    Lima pimpinan KPK hadir dalam pertemuan itu, yakni Ketua KPK Firli Bahuri dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Lili Pintauli Siregar. Adapun Mahfud didampingi sekretaris Menkopolhukam dan para deputi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.